#NA Challenge Me And Freind

Masih seputar grub Nulis Asyik, yang entah kek gimana kabaranya. Inti dari tulisan kali ini adalah menyelesaikan tantangan nulis kemarin (kemarinnya kapan sampai lupa hee). Setelah menuliskan fakta tentang diri sendiri, saatnya-lah menuliskan fakta tentang anggota grub NA. 

Karena ini yang nulis saya, jadi saya akan membeberkan fakta dari kedua kawan saya Risda dan Evin. Saya tak mempunyai tujuan buruk, misal menyebarkan aib mereka berdua. Ini adalah bentuk ungkapan dari saya selama hampir 5 tahun lamanya mengenal mereka.

Ya siapa tahu, dari hal yang saya beberkan ini ada hal lain yang mungkin harus dirubah, bahkan diperbaiki dari masing-masing mereka. 

Terakhir berjumpa mereka saat liburan semester tahun lalu ya. Risda dan Evin berkunjung ke Blitar, walau tak seharian. Setidaknya Risda sudah berhasil membully saya hee. Bukan begitu, setidaknya kami sadar betul kehebohan kita saat bertemu tetap berada di level yang sama. Alias heboh membabi buta wkwkwkwk

Risda sudah menuliskan 10 fakta untuk saya. Saya baca sambil ngangguk benerin, tak jarang ketawa, tapi lebih ke kesal “dasar luh , rese” heee. Nah ini dia kesepuluh fakta dari kedua kawan saya. 

Fakta seorang Risda pemilik blog PowerRanger Pink

Bercerita dulu, saya kenal dia karena kita satu pondok. Beda kamar, dimana kamar dia sebelah kamar saya dan Evin. Hanya sebatas kenal awalnya, namun setelah saya diajak nakal jalan-jalan ketika  jam ngaji pondok libur.

Saya mulai tahu siapa dia, bagaimana sosok yang awalnya  bisa diwakili kata ‘Wah’ berubah menjadi ‘Oh’.  Mulai saat itulah saya akrab dengan dia, kemudian direkrutlah saya menjadi salah satu anggota geng kagak jelas. Saya juga menjalani ospek gengs selama tujuh hari tujuh malam #yang ini bohong hee. 

  1. Dia searang aktivis di kampusnya,walau saya tak satu kampus dengannya. Terbukti, dia sering pulang malam dan absen ngaji. Saya aja salah ngira, dibalik kekonyolan nggak jelas darinya ee dia cukup aktif dalam beberapa organisasi. 
  2. Pinter ngomong, pedes dalam berucap alias cerewet versi galak.  Salah satu kecocokan kita, dia bukan tipe pendiam. Saya nyambung, saya seneng dapat temen macem ini. Berasa ada temen untuk berghibah ,, eh berdiskusi. Tak jarang juga keluar kata-kata pedas dower dari mulutnya. Macam ketua geng yang sering membully para anggotanya, tak terkecuali saya dan Evin. 
  3. Cuek dalam berpenampilan. Saya pernah baca tulisan miliknya, bahwa dia paling lama ketika milih baju apalagi buat jalan-jalan. Tapi nyatanya, penampilannya lebih biasa dan terkesan cuek. Sandal karet sepertinya sering dia gunakan. Sering pakai kaos dan celana jens. Tapi tak pernah berani nampang pakai celana di depan babenya. 
  4. Heboh ngalahin speaker masjid. Jika dia ketawa berasa pengen lari. Keras banget nan mengisyaratkan ejekan. Ketawa terbahak, sambil duduk nunjuk-nunjuk. Itulah adegan ketika saya dikatain jomblo dari lahir. Makaseeh lo yaa. 
  5. Pernah cinta mati sama vespa eh pemilih vespa. Pacar sama dia punya sifat sama, kagak karuan.Udah si risda cuek sama penampilan, ee si pacar lebih cuek lagi. Tapi seneng aja tuh si Risda diboncengain, kagak risih malah nempel sepanjang jalan. 
  6. Pinter narget temen. Mungkin salah satu jurus mahasiswa, sebisa mungkin harus cari peluang dari temen. Traktir, ya traktir. Dia punya seribu cara untuk para kita teman lemah, dengan kagak ikhlas ngerogoh uang saku buat jajanin dia. 
  7. Dia kawan yang bantuin saya kabur dari pondok hee. Sepertinya dia yang memahami saya ketika saya memutuskan untuk keluar pondok. Dia tak bertanya banyak hal, mungkin paham jiwa pemberontak kek saya. Dia rela nganter beberapa barang ke kos baru yang saat itu barang-barang masih tertinggal disana. Pas kabur kagak bisa bawa barang banyak sih, takut ketahuan hee. 
  8. Tak abis pikir juga sama si dia, kerap jatuh cinta sama dedek gemesh. Mungkin jiwa emak-emaknya muncul tiap kali ketemu spesies muda hee. 
  9. Ngehidupin suasana, pula pericuh suasana. Ketika grub sepi dia pasti hadir dengan bermacam kehebohan. Tapi tak jarang dia jadi pericuh dengan kekonyolan yang dia ciptakan sendiri. 
  10. Dia orang pertama yang mendukung terciptanya grub NA ini #ayeee. Peluk cium manja #muacaah. 

Fakta seorang Evin pemilik blog Remah Oreo. 

Kita dipertemukan di kamar bambu no 21. Saya, Evin, dan Risda memang satu pondok dimulai sejak semester 3. Evin satu jurusan dan satu kelas dengan Risda. Sedangkan saya memang beda kampus. Sama sih, saya mulai mengenalnya saat kita kabur ngaji ke Batu. Yang semula saya kenal elegan, tiba-tiba runtuh seketika setelah beberapa kali kita bertatap muka hee. 

  1. Maniak nan autis sama hape. Status jomblo mantengin hape, status digantungin mainan hape, status di-php-in melototin hape. Padahal hape dia sepi kek kuburan, tapi tangan sama mata kagak pernah absen melototin hape. 
  2. Suka warna pink. Dari tema hapenya,  saya baru tahu dia suka banget sama warna pink. Dimana saya coba menselaraskan dengan fisik dia, sungguhlah bertolak belakang. Karena dibalik itu semua, dia juga pecinta sejati Hello Kitty. Saya pernah tahu dia punya wadah air minum, lebih mirip wadah minum anak TK. Itupun bernuansa Hello Kitty. Natap layar hapenya berasa natap permen warna-warni terang banget. Ya walau saya juga pecinta warna ini, tapi saya tak semaniak dia. 
  3. Loading lama. Mungkin loading seseorang bisa dilihat cara dia makan. Saya lihat dia juga lumayan lama menghabiskan makanannya. Makan sembari liat notif hape sih, yang ujung-ujungnya hanya sms operator semata wkwkwkw. 
  4. Rapuh dan ratu galau. Dia macam jelly ketika kita pegang bergerak gemulai. Bedanya dia geraknya macam lesu, tak doyan makan hanya butuh perhatian.
  5. Saya suka gagal paham dengan kisah percintaanya. Semacam aktor tak kasat mata. Jika saya menyebutkan gamblang, dia kerap jadi korban php. Saya mau meluk dia, tapi kok ya malas hee. 
  6. Badan boleh tinggi semampai, kurus juga nggak. Intinya dia lebih gedhe dari saya dan Risda nan super bontot ke bawah. Tapi di balik itu semua, dia sering mempermalukan dirinya sendiri. Dimana fisik yang saya agungkan dari seorang cewek, seketika hancur lebur setelah dia melakukan kekonyolan dengan sangat sadar. 
  7. Pelupa. Dia sempet punya gantungan kunci sepada montor yang bisa dikalungkan di lehernya. Ya juga warna si gantungan adalah pink. 
  8. Perhatian. Di suatu ketika, kerap pula dia menjadi sosok perhatian. Memahami apa yang saya rasakan, tak jarang membawa angin segar ah kepengen nangis #tapi bohong hee. 
  9. Korban bully Risda kedua setelah saya. Tapi si Evin tetep nempel terus sama Risda. Tahu macam apa pelet si Risda hee. 
  10. Pemikir. Walau kerjaanya kagak ada yang bener, tingkat kewarasan perlu dipertanyakan. Tapi saya cukup menyadari bahwa dia adalah tipe-tipe pemikir. Ada saja yang membuat dia jatuh, tapi kebanyakan masalah hati sih yaa hee. Setidaknya dia punya pundak macam saya, walau pendek dan tak empuk sama sekali. 

Ya, setiap orang, siapapun mereka. Yang baik, juga yang jahat. Betapapun yang mereka berikan pada kita selama ini hanyalah sebuah luka, rasa sakit, kepedihan, dan aniaya, mereka tetaplah guru-guru kita. Bukan karena mereka orang yang bijaksana. Melainkan karena kitalah yang sedang belajar menjadi bijaksana. -Salim A. Fillah-


Maka setiap kita berkaca, menemukan aib pada kawan sungguh sama artinya dengan mengemukakan aib kita. -Salim A. Fillah-



Jadi jangan dianggap serius, sifat seseorang bisa berubah. Yang bisa melihat sifat kita salah satunya adalah kawan dekat. Mungkin setelah mereka membaca ini ada magnet positif untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. 

5 thoughts on “#NA Challenge Me And Freind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *