Wisata Asri Kampung Coklat Blitar

Beberapa waktu lalu saya kembali mengunjungi Kampung Coklat. Bagi yang belum tahu mengenai salah satu tempat wisata di Blitar ini, saya akan menjelaskan sesingkat mungkin pada tulisan ini. Singkat yang semoga memberikan informasi bagi pembaca.

Jadi saya sudah tahu akan tempat wisata ini ketika saya telah menjadi mahasiswa. Saya berkunjung pertama kali ke Kampung Coklat di mana tempat ini masih sangat sederhana dan tidak begitu luas. Dulunya memasuki Kampung Coklat tidak dipungut biaya alias gratis. Jadi tempat wisata ini merupakan milik dari salah satu warga setempat yang memiliki beberapa pohon cokelat. Kemudian dijakdikanlah tempat wisata keluarga.

Kebun Coklat yang awalnya tak begitu luas ini akhirnya dibuka untuk umum. Awal mulanya hanya ada beberapa spot saja. Yakni kebun cokelat yang tak begitu luas dengan beberapa tempat duduk saja.
Kini Kampung Cokelat mulai berbenah. Berbenah setiap tahunnya. Beberapa kali saya mengunjungi selalu saja ada yang berbeda.

Mulai dari pusat oleh-oleh yang dibangun semakin luas dan pilihan oleh-oleh dari cokelat semakin bervariasi. Kemudian tempat duduk untuk bersantai juga ditambah karena lahannya yang diperluas. Selain itu, ada berbagai fasilitas yang ditawarkan mulai dari pertunjukan musik, arena bermain anak, kolam renang, edukasi tentang cokelat, kolam terapi ikan, bahkan juga menyediakan gedung yang cocok untuk resepsi pernikahan. Kampung Coklat semakin menarik banyak pengunjung. Dan setiap kali ke sana, apalagi hari libur kalian akan menangkap pemandangan lautan manusia.

Pengunjung yang datang tak hanya dari dalam kota, namun luar kota pula. Bus-bus besar berjajar di tempat parkir. Bagaimana tidak tertarik? Ini adalah salah satu tempat wisata keluarga nan murah meriah. Kalian cukup membayar 5 ribu saja per-orang untuk menikmati berbagai fasilitas Kampung Coklat nan asri, sungguh nyaman.

Kampung Coklat memang didesain sebagai wisata keluarga nan alami. Tempat dan suasanannya cocok sekali untuk bersantai. Di bawah pohon-pohon yang rindang kalian dapat bertenduh sembari bersantai. Tempatnya yang asri sangat cocok untuk kalian yang penat akan rutinitas setiap harinya.

Kalian juga dapat berkesempatan untuk mengetahui dan belajar lebih dalam mengenai cokelat. Mulai dari meminta guide untuk menjelaskan sejarah dan seluk beluk cokelat serta sejarah tempat ini. Atau kalian bisa memilih untuk menonton film tentang sejarah cokelat. Nah ini yang paling seru, kalian bisa melihat langsung produksi cokelat.

Ada paket khusus pelajar juga, cocok kan sebagai sarana edukasi. Belajar sembari piknik. Namun sayangnya setiap kali saya ke sana, saya tidak pernah melihat pembuatan cokelat. Saya lebih tertarik memanjakan perut hehe.

Nikmatin juga terapi ikannya. Kolam dengan ikan-ikan kecil siap untuk menggelitik kaki. Saya nyoba yang ini, asli seru tapi nggak kuat nahan geli. Cukup dengan 5 ribu saja kalian bisa bermanja dengan ikan sepuasnya.

Jangan khawatir kelaparan atau kehausan, di sini banyak terdapat stand menjual makanan dan minuman. Mulai dari soto, nasi pecel, gado-gado, rujak, dan masih banyak menu lainnya. Atau pun hanya sekedar snack juga ada.

Nah jangan lupa jika bertandang ke sini untuk mencoba es krim cokelat dan es cokelatnya ya. Kalau saya lebih suka es cokelatnya, asli cokelat banget. Tidak terlalu manis, saya suka. Dulu yang saya tahu seharga 7 ribu, kemudian 8 ribu, hinggs sekarang menjadi 10 ribu rupiah.

Oh ya jika kalian ingin merasakan sensai berbeda memakan cokelat bolehlah mencoba mi cokelatnya. Saya pernah nyoba hanya warnanya saja, rasa cokelatnya tidak dominan bahkan menurut saya nggak kerasa hee.

Oleh-oleh dari Kampung Coklat jangan sampai kelewatan ya. Ada banyak pilihan di pusat oleh-olehnya. Tempatnya yang luas dan pilihannya banyak. Jangan sampai kalian lewatkan ya. Mulai dari kue cokelat, bubuk cokelat, aneka makanan dari variasi cokelat ini, cokelat batang mulai dari ukuran sampai variasai bentuknya, juga berbagai rasa cokelat ada lo. Ada juga pakaian, tas, dan assesoris lainnya. Udah jangan bingung, langsung ambil keranjang belanjaan dan borong ya.

Ini nih oleh-oleh yang nggak bakal lupa, berfoto. Ya berfoto. Di sini banyak sekali spot-spot cantik untuk berfoto. Fatoble deh.

Dan juga wisata ini memberikan dampak apik untuk warga sekitar. Seperti membuka jasa parkir, jualan makan atau minuman di depan rumah mereka, serta usaha-usaha lainnya. Memberdayakan warga setempat.

Dulu yang awalnya daerah ini hanya dilintasi saja sebagai jalur alternatif, wah sekarang riuh ramai. Kala itu saya mengunjungi Kampung Coklat di hari jumat, beruntung banget sepi. Tak banyak pengunjung jadi bisa sedikit nyaman bersantai di sana.

Info selengkapnya :

Lokasi :

Tiket Masuk:

5 ribu/orang

32 thoughts on “Wisata Asri Kampung Coklat Blitar

          1. kalau itu udah baca ve, maksudnya di foto in daftar menunya gitu hlo…aku kan pengen share ke teman-teman, kali aja kalau kami ke Malang bisa mampir situ

          2. Menunya biasa aja mas. Kan udah aku jelasin , kalau harga memang merakyat. Wes to nggak bakal nguras kantong, ya siapin aja duit buat beli oleh2

  1. Waw, bgus dan lngkap jg sajian wisatanya ya. Keren. Alami dan bnar2 memberdayakan masyarakat bnget. Tmpatnya bnar2 digagas dg baik.. tentu pengunjung akan mrasa puas..atau terhibur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *