Jangan Ngerasa Keren Dulu Jika Belum Berwisata Sejarah, Candi Penataran Blitar

Nggak pernah bosen tiap kali saya mengunjungi salah satu wisata sejarah ini, Candi Penataran. Lagian saya juga tertarik dan suka wisata-wisata sejarah seperti ini. Ada satu pikiran dimana saya kepengen banget masuk lorong waktu. Ngelihat secara jelas, sebenarnya tempat ini dulunya seperti apa. Asal asulnya bagaimana, gimana sih masyarakat dahulunya, pakaiannya seperti apa, dan masih banyak lagi. Dan rasa-rasanya memang nggak mungkin terjadi kan ya #veraemangnggakjelasanaknya.

Dikarenakan kita berempat pengen lihat pameran kuliner internasional, siang itu sebelum saya berangkat bimbel kita menuju kawasan Candi Penataran. Tapi, kita merasakan rasanya dikecewakan itu nggak enak. Pameran kuliner tersebut tidak sesuai dengan eskpetasi kita. Jauh dari hal yang namanya kuliner internasional. Maunya juga saya kepengen ngulik lebih dalam, mau saya tulis kalau nggak di blog ya di media massa lain. Harus legowo menahan kekecewaan. Berhubung kita nggak mau rugi, termasuk saya yang rela mengorbankan waktu tidur siang akhirnya kita menjelajah candi saja. Memang pameran kuliner tersebut diselenggarakan di kawasan Candi Pentaran.

Lokasi candi ini memakan waktu hingga 20-25 menit dari kota atau dari lokasi tempat tinggal saya. Yah berada di Kabupaten Blitar, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok. Candi hindu yang bernama asli Candi Palah. Saya juga baru tahu, baru baca-baca sejarah sebelum menulis. Konon candi ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri sampai Kerajaan Majapahit. Informasi lebih lengkap kalan bisa search sendiri ya di sini dan di sini. Kawasan candi ini lumayan cukup luas. Oh ya, di kawasn candi ini kerap sekali diadakan pertunjukan kebudayaan. Yah, di kompleks candi, berlatarkan Candi Penataran yang cantik.

Instagram Id : Gichindra

Jadi, di dalam candi ini ada bagian utama dengan dua arca besar ibarat patung selamat datang. Kemudian candi- candi kecil, candi induk, dan bagian belakang adalah spot favorit saya juga yakni kolam ikan.

Sedari kecil sampai sekarang, tempat yang jadi favorit saya adalah kawasan candi tengah atau candi induk. Candi berundak, yang dimana pengunjung bisa bebas masuk dan menaiki bangunan candi. Atasnya yang datar menjadi spot asyik menikmati seluruh kawasan candi dari atas.

Kolam ikan bagian belakang candi adalah tempat favorit saya selanjutnya menikmati sejarah. Jadi di bagian belakang candi ada semacam sumber air yang berisi banyak ikan. Yang konon memang nggak boleh siapa pun untuk mengambil ikan ini. Rasa-rasanya seperti sumber air yang nggak bakal mengiring.

Bukan hanya candi saja yang bisa kita nikmati saat berwisata ke sini. Paket lengkapnya, kalian bisa mengunjungi Museum Candi Penataran, kolam pemandian penataran juga.

Siang itu, kita menikmati rujak dan es kelapa muda buat musnahin yang namannya kekecewaan karena nggak bisa icip-cip kuliner internasional yang lebih terkesan nasional. Udah pilih rujak aja, makanan khas kita yang tak kalah nikmat. Ibarat ya salad Jawa lah ya hehe.

Saya pun nggak menyia-nyiakan buat foto-foto candi, swafoto foto juga dong, sembari duduk bersama menikmati pemandangan dengan hembusan semilir angin. Walau panas, sejuk banget kawasan candi ini. Apalagi duduk di pinggir kolam ikan, saya betah berlama-lama. Eits, hari itu saya harus ingat waktu. Kerja!kerja! hehe.

Kalau ke Blitar jangan melewatkan wisata sejarah Candi Penataran ini ya.

15 thoughts on “Jangan Ngerasa Keren Dulu Jika Belum Berwisata Sejarah, Candi Penataran Blitar

  1. Saya sangat kagum dengan daerah jawa timur, begitu banyak peninggalan sejarah Kerajaan yang luar biasa bagus. Jadi membayangkan ratusan tahun yang lalu pasti bangsa ini sangat jaya ya.

    Bde.. Masih the power of nggonceng kan?

      1. Enggak sih, tidak sebanyak jawa timur. Jikalau ada pun, menurut sejarah. Pendiri candi dan sempalan kerajaan merupakan pelarian dari jawa timur, semacam majapahit atau Blambangan

      1. Siaap mbak vera.. semoga ada rejeki main ke sana lagi πŸ˜†πŸ˜†
        Kan lagi belajar di pare. Terus pas weekend jalan gitu ke blitar rumah temen. Pergi pagi pulang malam rame-rame.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *