Tips Memilih Kost Sesuai Kamu

Siapa nih yang anak rantau?
Lebih tepatnya, siapa nih newbi perantau?

Ketika kita memutuskan untuk merantau entah itu untuk sekolah, bekerja atau berkarir, atau ikut suami kelak, hal yang paling utama dalam menunjang kemaslahatan diri adalah tempat tinggal. Biasa kita sebut kost atau kontrakan, tempat kita tinggal di kota orang.

Edisi kali ini masih sama, dengan saya yang demen sekali cerita di blog. Bedanya, saya juga mau berbagi pengalaman buat calon perantau atau newbi yang akan merantau. Apalagi nih yang paling spesial, maba alias mahasiswa baru.

Selamat datang di kota orang dengan sejuta tawarannya. Mau asem, mau pahit, mau manis semua campur aduk jadi satu. Tinggal kamu ukir dengan senang atau malah sebaliknya. Oke dilanjut…

Saya nggak menyesal sih kuliah di kota orang, walau jaraknya nggak seberapalah ya. Saya dapat banyak pelajaran hidup di sini, apalagi lebih ngelatih saya buat mandiri. Jikalau seandainya saya tetep di Blitar, mungkin level mandiri dan percaya diri saya nggak naik. Karena sejatinya dulu saya adalah manusia pemalu. Plus, semua kebutuhan dicukupi, tersedia tanpa harus susah payah. Kalau di kota orang mau nggak mau, hidup kita tergantung dengan diri sendiri.

Kembali ke awal maba S1 dulu tahun 2012, pertama kali ngekost itu pastilah sedih. Sedih-sedih nyesek karena harus pisah sama orang tua. Awal-awal nyesek, sering kangen sama orang tua, dan sering pulang (apalagi cuma dengan jarak tempuh 2 jam saja). Tapi, bagi sebagian orang meye-menye itu akan musnah seiring makin bisa menyesuaikan dengan lingkungan baru. Bakal jarang pulang, sampai harus ditelfon ditanya kapan pulang sama ortu. Hayo kalian, ngaku deh yang udah berpengalaman? Haha…

Riwayat ngekos saya sih nggak banyak, nggak sering gonti-ganti kost. Kost pertama, semester 1 dan 2 saya habiskan hidup di dekat kampus. Ke kampus tinggal jalan kaki aja. Di semester 3 saya putuskan mondok yang akhirnya saya nggak betah. Semester 4 pun mulai ngekost lagi. Kala itu, saya nggak mau ngekost deket kampus. Nggak mau juga sekamar sama temen, kapok sekamar saat kost pertama dan sekamar dengan sebelas orang saat mondok.

Rasa-rasanya keindividuan mulai tumbuh, saya nggak bisa hidup sama-sama dengan orang lain. Saya butuh sendiri untuk hal ini, yakni ngekost. Prinsip saya, kost itu tempat dimana saya bisa me time, yang udah bosen jenuh dengan segelumit nano-nano kehidupan kampus.

Saya juga nggak mau kost deket kampus karena beberapa hal. Pertama, ingin cari suasana baru. Kedua, saya nggak nyaman dengan bangunan kost dekat kampus yang cenderung berdempet dan kadang terlihat kumuh. Ketiga, saya nggak mau tinggal dengan temen sekampus, sejurusan, apalagi sekelas. Teman sekost nggak ada yang sekampus sama saya. Nano-nano manis rasanya ya #korban.

Masalah kampus ya di kampus aja, di kost saatnya saya jadi diri sendiri. Pun, berbaur dengan orang berbeda membuat saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berbeda dari masing-masing mereka. Setiap hari saya kuliah naik angkot, masih jalan kaki dari tempat pemberhentian angkot ke fakultas. Tapi, rutinitas itulah benar saya nikmati.

Dan ketika saat ini saya kembali menjadi maba, kost adalah hal penting yang harus saya prioritaskan. Alhamdulillah, saya kembali ke kost yang lama. Seneng banget karena nggak harus menyesuaikan lagi dengan sekitar. Walau ya temen kost saya dulu emang udah nggak ada. Kemarin itu setelah pengumuman saya emang nyari-nyari kost. Jujur, males harus cari tempat tinggal sesuai dengan yang saya penginin. Eee dan alhamdulillah saya nggak perlu susah-susah cari kost karena ibuk kost lama menawarkan satu kamar tersisa. Terakhir kali saya ke sana waktu tes pasca udah penuh, jadi nggak ada kepikiran tuh buat kembali.

Duh panjang banget ternyata cerita saya…

Buat kalian yang mau cari kost, ini ada beberapa tips dari saya. Dari saya pribadi, sesuai dengan pengalaman saya.

Fisik Bangunan

Ini penting sih, ya intinya cari kost yang layak. Jangan tergiur harganya murah terus kalau bangunannya nggak layak mau ditempati. Selain beresiko, kenyamanan juga hal penting. Dulu kost pertama itu, tangga menuju jemuran terbuat dari kayu. Horor banget. Beberapa kali anak kost jatuh, tak terkecuali saya. Kebersihan juga jadi hal wajib sih, menunjang kenyamanan. Plus fasilitas apa aja sih yang didapat dari kost tersebut.

Sesuaikan dengan Budget

Ini hal wajar, cari kos memang sesuai dengan kantong dan kebutuhan kita. Kalau semisal sekamar berdua emang lebih bisa ditekan biayanya dibagi berdua, ya pilih saja. Kalau pengen sendiri pun nggak apa, lihat harga sewanya. Perbulan, per-semester, atau per-tahun. Perhatikan juga sistem pembayarannya, apakah sudah termasuk biaya listrik, air,wifi, atau kebersihan. Kalau bisa udah bersih semua, jadi kalian nggak perlu lagi tuh bayar tetek bengek lainnya.

Sesuaikan dengan Pribadi Kamu

Dimaksudkan kek gini, kalau kamu orangnya nggak bisa sekamar sama orang lain (katakanlah tipe penyendiri) mending cari kamar buat sendiri aja. Jangan dipaksakan l, soalnya gimana-gimana pun kamar adalah salah satu tempat pelepas penat kita. Kalau nggak cocok sama temen sekamar bisa berabe. Jadi, punya privasi untuk diri sendiri itu penting. Misal lebih nyaman buat ngapa-ngapain, buat nugas, buat dengerin musik agak kenceng, ataupun mau dibikin kayak apa kamar kita. Itu yang saya rasakan, jadi saya emang nggak mau sekamar sama temen salah satunya menghindari hal-hal buruk semisal bentrok.

Tempat tinggal itu harus nyaman, apalagi kalian yang sekolah atau kuliah. Ibaratnya, kamar adalah sangkarmu sebagai pelepas penat dengan segala rutinitas. Pun, ngerjain tugas lebih nyaman dan tentram hehe. Beda lagi kalau kamu tipe-tipe yang bisa berbaur, mending sekamar buat berdua biar hemat.

Strategis

Mudahnya akses menuju jalur angkutan (akses jalan), supermarket, pasar, warung makan, warnet (rental), dan masih banyak lagi. Enaklah kalau mau kemana-mana. Ya walau sekarang ojol di mana-mana, ingat tetap bijak untuk pengeluaran. Kalau jarak kost saya emang jauh dari kampus, tapi saya udah pilah-pilah uang saku untu biaya transportasi. Kembali kepada bagaimana kita memanage pengeluaran.

Jam Malam + Serumah dengan Pemilik Kost

Ini tergantung kalian sih. Kalau mau bebas misal nggak terikat jam malam, nggak terikat aturan ibuk-ibuk kost nan judes pilih aja kontrakan atau kost pribadi alias nggak serumah sama pemilik. Kalau saya sih bisa duanya-duanya, bisa bebas atau nggak. Saya bisa menyesuaikan. Untuk saat ini saya emang udah nyaman dengan kost ini, serumah sama pemilik. Ya itung-itung buat jaga diri, ngerem diri buat nggak boros main haha. Ingat kewajiban juga.

Buat Senyaman Mungkin Tempat Tinggalmu

Kamar nih, kamar kost yang saya sorot. Kamar kost itu rumah kamu, zona kamu. Buat senyaman mungkin demi menunjang kelangsungan hidup di tanah rantau. Kamarmu milikmu, sesukamu, dan seenakmu saja. Misal, kalian bisa tempelin hiasan-hiasan, buat mading mini, bikin rak buku sederhana. Atau kalau lebih suka biasa, ya serapi mungkin tata agar lebih nyaman. Pokoknya atur sesukamu

Kalau kalian punya tips apa nih seputar memilih tempat tinggal atau kost?

12 thoughts on “Tips Memilih Kost Sesuai Kamu

  1. Bermanfaat bgt tipsnya buat yg baru mau ngekos.

    Klo saya sudah banyak makan asam garam di dunia perkosan krn kerja saya pindah pindah lokasi. Jadi sudah siap bertempat tinggal di tempat seperti apapun. Tapi pas awal awal ya memang harus banyak pertimbangan dan penyesuaian diri.

  2. Kalo aku dulu ya waktu kerja wajib kost yg sendiri dan kamar mandi dalam, krn suka pipis malam2 kalo harus keluar kamar *aku penakut wkwwkwk 😂 trus kudu ada AC krn biar bisa bobok cantik 😆 trus ya lingkungan bersih asri bu kost ramah gitu dah 😍 tiap ke bali masih main ke kost an say halo ke bu kost yg udah jadi ortu ke dua selama aku di bali dulu 😍

  3. Mantabbb kak veraaa tipsnyaaa!!
    Milih kos emang gabisa sembarangan sih apalagi untuk anak rantauu. Harus bisa bikin jd tempat senyaman mungkin heuheuu

    Kalau aku sih kos yg penting sesuai budget wkk daripada harus menaikkan budget demi banyak keinginan lalalala (emng peritungan bgt si zah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *