Petik dan Icip Belimbing Langsung dari Kebunnya, Agrowisata Belimbing Karangsari Blitar

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.51

Ini adalah cerita pengalaman saya main ke tempat wisata sendirian. Yah sendirian! Di usia sekarang (nggak mau nyebutin) mengunjungi tempat wisata sendirian adalah sebuah pencapaian terbaik.  Karena sejatinya saya nggak pernah berani jalan-jalan sendirian apalagi ke tempat wisata. Lokasinya yang masih di pusat kota dan transportasi daring udah banyak merambak, nggak ada alasan buat saya untuk nggak ke sana.

Berhubung hari itu saya lagi nyari konten, dari pagi keluar rumah karena memang ada beberapa tempat yang akan saya kunjungi. Ada motor, tapi lagi nggak pengen aja naik motor yang akhirnya memesan ojek daring. Tempat wisata ini sebenarnya bukan tujuan utama, namun karena keinginan menantang diri sendiri lebih kuat akhirnya kesampaian juga walau di awal was-was. Setelah dari tempat pertama (list pertama) saya putuskan untuk ke sana.

Agrowisata Belimbing Karangsari, sudah sejak lama mendekam pada daftar tempat-tempat yang ingin saya kunjungi. Berhubung semua teman pada kerja, si pengangguran ini akhirnya mewujudkan keinginannya sendirian. Lokasinya masih di area kota, mungkin sekitar 4 km dari pusat kota. Jadilah saya ke sana sendirian sekitar pukul 10 pagi.  Saya sudah tahu sedikit tentang wisata ini karena sebelumnya ketika berkunjung ke BTD (Blitar Tempoe Doloe) mampir ke stand Dinas Pariwisata Kota Blitar minta dan baca pamflet tentang wisata petik dan wisata edukasi ini. Jadi, juga udah persiapan uang buat beli tiket masuknya.

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.46 (3)

Ini adalah pengalaman pertama saya ke tempat wisata, sampai saat ini masih nggak percaya saya bisa juga jalan-jalan sendirian hehe. Setelah ngobrol dikit dengan petugas loket (yang nanyain tentang kesendirian dan ketegaran saya buat jalan-jalan hari itu) saya memasuki area dengan rada was-was dan antusias. Haha aneh sih, padahal juga nggak ada salahnya buat orang main sendirian. Maklum,  saya lagi proses belajar wkwkw. Setelahnya saya langsung ke kantor atau pusat informasi wisata ini. Nggak ada salahnyaa sekalian cari konten (niat banget).

Ternyata tanpa kita atau pengunjung minta buat dianter ke kebun, pihak pengelola memang melakukan pendampingan untuk pengunjung Agrowisata Belimbing Karangsari ini. Wah, ini nih pelayanan memuaskan walau saya hanya datang sendirian. Saya bersama mbak pengelola (udah kenalan, tapi lupa namanya) dianter buat keliling kebun belimbing seluar 5 hektar. Dengan sabar juga menjawab pertanyaan saya seputar wisata yang terkenal dengan wisata petik dan wisata edukasi ini.

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.51 (1)

Dari luar terihat kecil, pikir saya nggak luas banget. Ealah ternyata setelah masuk lumayan luas. Saat itu udah hampir terik,  jalan keliling kebun capek juga karena saking luasnya. Agrowisata Belimbing Karangsari terdapat 3 zona, salah satu diantaranya adalah zona pembibitan atau percontohan pembibitan/penanaman belimbing.

Pertama, saya diajak buat nyicipin belimbingnya dulu,  langsung dari pohonnya. Jadi, tiket wisata ini bisa ditukar dengan belimbing. Dipetikkan oleh salah satu petani di sana, dicuciin dikupas, dan dipotongin. Layanana mantul, saya tinggal makan. Ada sambalnya juga hari itu, semacam bisa jadi rujak belimbing gitu. Tapi, saya sengaja nyicipin buahnya aja. Enak dan nggak terlalu manis, selera saya.

Karangsari terkenal banget dengan produksi belimbingnya. Kalau ke Blitar oleh-oleh wajib salah satunya belimbing. Tak heran, kalau menyebut Karangsari pasti yang pertama terlontar adalah belimbing. Hampir semua  rumah warga Karangsari, Kecamatan Sukorejo ditanami pohon belimbing. Bukan tanpa alasan, Karangsari menjadi penghasil buah unggulan bukan hanya di Kota Blitar, tapi luar kota juga. Telah tersohor belimbing yang sudah memiliki hak paten ini yaitu Belimbing Karangsari.

Puas-puasin eksplor kebun, foto-foto juga, capek tinggal neduh di bawah salah satu pohon. Tenang saja, kalau pengujung capek keliling banyak disediakan gazebo dan beberapa tempat duduk dari bambu. Saya sempat duduk lama melepas lelah di salah satu sudut.  Kebun ini begitu lebat dengan hijaunya pohon belimbing dan buahnya yang bergelantungan. Bahkan nggak terlalu tinggi, jelas banget si buah ini bergelantungan. Pohon belimbing ini ditanama oleh beberapa petani yang merupakan warga setempat.

Belimbing Karangsari ini terkenal dengan buahnya yang besar, warnanya kekuningan tua, dan rasanya manis. Sudah diakui dan beberapa kali mendapat anugerah di tingkat Nasional. Nggak hanya jalan-jalan aja, saya sengaja kepo buat tahu lebih tentang Karangsari yang identik dengan Belimbing.

Setelah sendiiran muter-muter saya ke depan lagi, ke kantor informasi. Saya disarankan untuk menemui Bapak Kawit.

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.50 (1)

Jadi, penanaman belimbing ini udah dari puluhan tahun lalu. Dimulai tahun 1985 oleh pencetusnya yakni Bapak Surani (mertua Bapak Kawit). Hingga di lima tahun berikutnya beliau membagikan bibit belimbing secara gratis pada tetangganya. Harapannya untuk mengenalkan belimbing dan sebagai gerakan penghijauan di daerah tersebut. Dan itu nggak sia-sia, buktinya telah berhasil meningkatkan ekonomi warga setempat. Mulai dari petani belimbing sampai ke pengolahan belimbing menjadi beberapa olahan produk. Puncaknya, tahun 2007 diresmikanlah Agrowisata Belimbing Karangsari ini. Pengalaman berharga, tahu banyak tentang sejarah Karangsari dari Bapak Kawit yang telaten banget ceritain semua ke saya.

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.52

Pengunjung bisa petik langsung buah belimbing. Bisa icip langsung belimbing segarnya. Dan boleh banget bawa pulang (ada biaya tambahan perkilonya). Dan bonusnya bisa tanya-tanya seputar belimbing dan penanamannya lo. Bisa banget karena memang paket lengkap wisata ini (wisata edukasi). Pun, pengunjung bisa beli beberapa olahan dari belimbing ini sebagai buah tangan. Beberapa olahan dari belimbing ini, seperti opak gambir, kerupuk belimbing, es krim belimbing, sari buah belimbing, selai belimbing, dan masih banyak lagi.

WhatsApp Image 2019-04-25 at 11.02.54 (4)

Saya pun dapat kesempatan nyobain sari buah belimbingnya lo, gratis. Baik banget ibu penjualnya. Dan nggak lupa juga saya beli oleh-olehnya. Hadiah karena udah berani jalan-jalan sendirian haha.

 

 

 

Info Selengkapnya :

Lokasi : Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo

Harga Tiket : 10ribu/orang

5 tanggapan pada “Petik dan Icip Belimbing Langsung dari Kebunnya, Agrowisata Belimbing Karangsari Blitar”

  1. Pingback: Memutuskan Jadi Turis di Kota Sendiri dalam Sehari – Tulisan-nya Vera

Tinggalkan Balasan