Menikmati Hangatnya Teh Chamomile dan Segarnya Kopi Beku (Coffee Rocks)

Semua selalu berawal dari pencarian random . . .

Keluar yuk! Mau kemana?  Ngopi? Oke boleh! Eeeh boleh nih ke sini! Tempatnya oke! Oke deh cus!

Noch Coffee

Sehari sebelumnya udah janjian sama Mbak Tata. Iya Mbak Loresta itu lo. Akhirnya kami bisa kopdar. Ini bukan pertemuan pertama sih, mungkin ketiga kali ini. Dan tiap beberapa kali ketemu, alhamdulillah nggak bikin canggung satu sama lain. Ngalir ajah ngobrolnya, sampai curhatnya nggak kerasa hihi. Yah, malam itu kita ngobrol nyaman di salah satu kedai kopi. Lokasinya dekat dengan Alon-Alon Tugu Malang (dekat Stasiun Malang Kota Baru). Tepatnya berada di Jalan Suropati No. 14 Malang.

Karena kita sama-sama suka konsep minimalis, kedai kopi ini pilihannya.  Konsep minimalis jelas terlihat, dari interior kayu serasi berpadu dengan dinding putihnya. Tempatnya sempit, tapi ditata dengan sangat nyaman. Ada beberapa sudut yang bisa kamu pilih, tak banyak memang. Untuk kalian yang suka keheningan, kedai ini sangatlah cocok. Walaupun menu utama di sini adalah kopi, malam itu kita nggak memesan kopi hihi. Saya memang sedang membatasi sih, ingin ajah malam itu menyedu  teh. Tergoda dengan beberapa botol kecil berisi daun teh berjejer di coffee bar. Kita memutuskan memilih satu teko teh Chamomile dan satu teko Whity Rose.

Memang harga menu di sini mahal untuk kantong mahasiswa seperti saya hihi. Satu teko lumayan dihargai 25 ribu. Jadi ya hehe, malam yang dingin itu kita habiskan dengan ditemani hangatnya teh. Teh milik saya, Chamomile tidak ada aroma seperti Whity Rose milik Mbak Tata yang memang kental dengan aroma bunganya. Dari sumber yang saya baca teh Chamomile ini adalah teh herbal lo, wah. Percayalah, saya bisa loh minum teh tawar ya malam itu hihi. Sayangnya, makin tambah cantik ngeteh, harusnya menikmatinya dengan cangkir.

Oz Coffee Studio

Ini adalah kedai kopi yang ademnya tuh kerasa, karena? Banyak tanaman. Hiii seneng banget! saya malah seperti berkunjung ke rumah teman  yang suka menanam. Tanaman dalam ruangan pun cantik dan segar. Apalagi saya memilih menikmati kopi di bagian belakang. Ngopi di halaman belakang rumah teman hihi. Adem banyak tanaman,  tapi memang di sini adalah area perokok. Untungnya, waktu saya ke sini kemarin pengunjungnya sedikit. Lumayan bisa lebih intim ngobrol tanpa gangguan asap rokok hihi.

Kedai kopi ini juga masuk daftar kedai mahal versi kantong saya dan kantong mahasiswa hiks. Tapi, percayalah sekali ke sini memang beneran bikin adem karena asrinya. Jadi, ya bikin betah walau harganya nyesek. Nggak apa, punya duit kok #sambilngelus dada. Saya rasa pemilihan cat dinding putih berpadu cantik dengan ornamen kayu juga di kedai ini. Sayangnya, saya memang nggak foto-foto ruangan bagian dalam sih (area bebas rokok dan coffee bar).

Coffee Rocks (white coffe) menemani panasnya suhu di siang itu. Baru kali ini sih saya menikmati kopi beku (tolong dikoreksi ya, nama benernya apa) hihi. Coffee Rocks ini dibandrol dengan harga 32 ribu , waw ya. Tapi, enak kok hihi.

Jika memang berniat jelajah kedai kopi atau kafe random gini,  memang harus persiapan ya. Pertama, cari informasi sebanyak mungkin tentang kedai kopi atau kafe supaya dapat gambaran. Kedua, persiapkan cukup dana jikalau kalian memang niat jelajah kuliner.

Informasi Selengkapnya :

Noch Coffee

Lokasi : Jalan Suropati No. 14 Malang

Jam Buka :

Senin-Jumat 12.00-22.00
Sabtu & Minggu 09.00-22.00
Selasa LIBUR

Instagram : NochCoffee

Oz Coffee Studio

Lokasi : Jl Citandui 74 Malang

Jam Buka : 08.00-22.00

Instagram : 8ozcoffeestudio

2 tanggapan pada “Menikmati Hangatnya Teh Chamomile dan Segarnya Kopi Beku (Coffee Rocks)”

Tinggalkan Balasan