Menobatkan Kelima Kedai Kopi Favorit di Blitar (Ulasan Kedai Kopi Favorit)

Beberapa teman sering bertanya ke saya . . .

Ve tempat ngopi seng enak nek Blitar endi?

Setiap kali saya posting foto di tempat ngopi,  juga tak jarang yang bertanya ke saya.

Iku nek ndi? Enak nggak? Nyaman nggak ?

Kriteria enak ini ambigu sekali ya. Mungkin saya akan bedakan menjadi, enak kopinya (menu), enak tempatnya (nyaman), dan enak harganya kali ya hihi. Saya udah pernah unggah beberapa kriteria singkat kedai kopi favorit versi saya lewat instagram.

Yah selain rasa (memang ini selera ya, tapi insyallah objektif), biasanya saya akan kembali dan menobatkannya menjadi favorit adalah karena nyaman. Hampir satu tahun ini kopi berhasil membuat saya candu. Dan saya juga ingin belajar seputar kopi. Ketika saya ngopi gitu, saya nggak cuma dapat kepuasan tetapi pengetahuan baru tentang kopi ini. Semua saya dapatkan dari barista-barista kedai kopi yang ramah, jadi pantas saja saya menobatkannya menjadi kesukaan.

Saya belajar juga plus sedikit memahami esensi seseorang menikmati kopi. Bukan hanya sebagai minuman konsumtif apalagi yang terkenal akan membuatmu terjaga, tidak begitu. Ada rasa, ada interaksi, ada cinta yang kamu dapatkan dari secangkir kopi. Saya nggak bisa bikin kalimat puitis nih hihi . . .  

Langsung saja yuk, ini dia kelima kedai kopi favorit di Blitar yang bisa kamu kunjungi juga.

Senyawa Kopi

Subjektifnya, ketika saya udah ngerasa nyaman di suatu tempat pasti ada kebahagiaan dan kepuasan tercipta di sana. Senyawa Kopi memang tidak bisa disebut kedai kopi kekinian, bahkan interiornya sangat biasa. Tapi, kenyamanan didapat ketika kamu mengunjunginya. Ada sudut baca di sana, nyaman. Kamu bisa mencicipi kopi yang setiap minggu berbeda. Barista yang ramah, tenang jika kalian datang ke sini sendiri pun tak akan merasa kikuk.

Sudut favorit saya di dalam ruangan, berdekatan dengan jendela, di depan coffee bar. Saya bisa melihat lalu lalang kendaraan di sela-sela menikmati cappucino atau latte. Saya juga bisa lihat barista meracik kopi pelanggan. Kerap yang saya lakukan, baca buku, nulis, mengerjakan tugas, atau hanya ngobrol. Saya biasa memasan latte dan cappucino. Oh ya, lemon tea di sini juga enak. Dan pastinya jika kalian tertarik dengan gerakan zero waste, kedai ini pantas dinobatkan menjadi salah satu eco coffee shop di Blitar. Kalau kamu mau take away si kopi, bawa wadah sendiri ya.

Selengkapnya bisa kamu baca :

Ngopi Nyaman Seperti di Rumah Sendiri : Senyawa Kopi Blitar

Senyawa Kopi Blitar, Bisa Santai Asyik di Sudut Baca

Diatas Kopi

Kedai ini jadi sejarah sih buat saya. Kedai kopi pertama yang berhasil saya kunjungi sendirian hihi. Saya memang lagi senang ke mana-mana sendiri, kedai kopi menjadi targetnya. Konsep minimalis di sini bikin betah walau tempatnya tak terlalu luas. Saya kira  ini adalah kedai kopi pertama dengan konsep take away di Blitar. Kadang saya juga mampir untuk take away aja.

Saya sering ke sini sendirian dengan laptop atau buku yang selalu saya bawa. Saya pun punya sudut-sudut favorit untuk bekerja. Kopi aku (kopi susu) dan kopi ganteng (kopi gula aren) sering saya pesan. Dan donat di sini enak, lembut gitu. Coba deh!

Selengkapnya bisa kamu baca :

Semua Tentang Aku, Kamu, dan Kita Diatas Kopi Blitar

Menikmati Interksi Intim Diatas Kopi

Ruang Tuang

Kedai kopi ini memberikan momen berharga di tahun ini. Di sini saya ketemu bloger Blitar yang alhamdulillah sampai sekarang terjalin silaturohim bukan hanya sebagai bloger, tapi lebih. Kita juga sering ke sini buat ngobrol, diskusi, bahkan bikin acara. Di bulan puasa kemarin bikin forum menulis bersama IDN Times. Pengalaman baru juga buat saya untuk interaksi dengan lingkungan baru.

Barista yang ramah juga, kalian juga bisa tanya-tanya seputar kopi. Kedai kopi yang lumayan jauh dari pusat kota, bikin adem otak. Tak terlalu terganggu bising suara kendaraan karena kanan-kirinya persawahan. Favorit saya di sini adalah Ikocu (Ice Kopi Cucu). Kalian juga bisa pesan wedang uwuh untuk menghangatkan badan.

Selengkapnya bisa kamu baca juga :

Ruang Tuang, Bukan Kedai Kopi Biasa

Kedai Loka

Saya pantas menobatkan ia menjadi kedai kopi favorit. Bermula dari ketidaksengajaan sih karena kedai kopi favorit saya di atas tutup. Keinginan mampir ke sini udah cukup lama dan akhirnya malam itu saya sama Tutut ke sana. Kita langsung punya sudut favorit.  Duduk di dipan kayu gitu dekat coffe bar.

Kalian harus tahu, kedai ini berkonsep rumah Jawa kuno. Jelas ornamen kekayuan semua, berasa kalian sedang mengunjungi rumah nenek. Nyaman dan bikin betah hawanya. Duh selonjoran santuy menikmati kopi sambil kerja,  benar-benar nikmat yang tak pernah dusta. Es kopi susu gula arennya mantul banget. Asli! Eeits janga lupa pesan siomaynya juga ya, bisa kukus dan goreng. Sama-sama enak. Nanti pasi akan saya ulas lebih lengkapnya.

Fx. Labs Cafe and Resto

Adem sensasi pertama yang bisa kamu rasakan. Saya memang paling demen ke kedai kopi yang nggak banyak orangnya. Yah rasanya sumpek ajah gitu. Dan itu bisa saya dapatkan ketika saya ke sini. Tenang serasa tanpa gangguan. Tempatnya juga oke, minimalis kekinian. Saya kerap pesan es kopi susu dan latte juga. Untuk menemani kopimu ada beragam snack dan makanan berat lainnya. Di kedai kopi ini memang lebih banyak dan bervariasi menunya. Saya juga pernah menuliskannya di sini.

Nah kelima kedai kopi tersebut jelas sudah menjadi favorit buat saya. Dan ini bisa berubah, saya akan mengubah atau menambahkannya nanti. Tapi, untuk saat ini saya sedang jatuh cinta dengan kelima kedai ini. Nyaman untuk kembali, untuk me time, mengerjakan tugas, tidak terlalu banyak orang karena kepuasaan batin adalah targetnya uwuw uwuw sekali. Ealah ngomong apa ya hihi. Semoag membantu kalian yang bingung menentukan tempat buat ngopi santuy di Blitar.

2 tanggapan pada “Menobatkan Kelima Kedai Kopi Favorit di Blitar (Ulasan Kedai Kopi Favorit)”

Tinggalkan Balasan