Mengenalkan Kopi Lewat Event V60 Marathon Battle

Seharusnya tulisan ini terbit di minggu kemarin. Oke, sedang tidak ingin beralasan karena alasannya sama ajah! Skip!

Sebelumnya saya berterima kasih banget udah dikasih kesempatan buat hadir ke event ini. Dikarenakan memang saya lagi antusias sama kopi, ee dikasih tawaran buat hadir dan ngeliput event V60 Marathon Battle di Blitar. Hasrat pemuja kopi seperti saya tak terbendung lagi.

Sebenarnya V60 Marathon Battle ini udah sering berseliweran di linimasa media sosial saya. Penasaran bin kepo gitu. Event sebelumnya bahkan saya pengen nonton (bukan ikutan ya), tapi ada daya nggak ada temennya. Eee selasa malam di minggu kemarin, diundang langsung dong. Loh ya hamba sangat-sangat bahagia! Moon maap ya, emang seneng! hihi.

Dokumentasi Panitia

Ada beberapa kedai kopi di Blitar yang udah saya kunjungi dan icip kopinya. Walau lidah ini belum peka-peka amat sama kopi, tapi minum kopi tuh kek nggak pernah absen gitu. Banyak banget kini pilihan kedai kopi di Blitar yang bisa kalian datengin. Cobain deh! Salut deh! kekhilafan saya buat ngopi terpuaskan!

Baca Juga : Menobatkan Kelima Kedai Kopi Ini Jadi Terfavorit di Blitar

Oke, basa-basinya kelamaan…

Jadi, event V60 Marathon Battle ini apa sih? Oke kita pilah satu-satu.

V60 itu sendiri (dari referensi yang saya baca yay) sebenarnya merupakan alat seduh kopi yang sangat populer pada saat ini. Nah teknik V60 itu pada dasarnya adalah teknik kopi saring menggunakan kertas khusus. Sesederhananya disebut teknik sedu manual.

Event V60 Marathon Battle ini sendiri udah berjalan ke-8 kali ini, dari sejak awal tahun ini. Keren sih! Bebarengan dengan banyaknya kedai kopi di Blitar yang bermunculan. Selain memberikan wadah bagi mereka pecinta kopi, event ini memang digagas untuk mengenalkan teknik sedu kopi manual ke masyarakat. Jadi, buat kamu yang demen ngopi bisa sesekali praktekin di rumah. Itung-itung hemat uang jajan kopi.

Event ini diselenggarakan setiap satu bulan sekali. Biasanya diselenggarakan di kedai-kedai kopi secara bergantian sekaligus mengenalkan kedai kopi ke masyarakat. Kalau event kemarin bertempat di Lini Kopi. Bdw, kopi susu milik Lini Kopi enak.

Event ini terbuka untuk umum. Siapa saja yang tertarik sangat-sangat boleh berpartisipasi. Bahkan waktu saya ke sana, ada salah satu peserta yang masih sekolah. Ini menegaskan bahwa kopi tuh bukan hanya konsumsi orang tua aja.

Acara kemarin lumayan ramai, walau saya nggak paham-paham amat ya, saya antusias lihatnya. Nambah temen juga lo ikutan acara kek gini. Saya juga ngajakin beberapa temen buat ke sana. Nggak cuma kopinya ajah yang dicicipi, tapi bisa kenal juga sama baristanya #dapetplus-plus. Bahasa gaulnya, loe-loe pada yang suka kopi, kita sehati men! hihi.

Baca Juga : Singgah di Kopi Yan : Suasana Hangat Kental Terasa

Bisalah sayup-sayup nyuri ilmu dari event kemarin. Soalnya selain acara intinya, di event kemarin juga ada talk shaw seputar kopi. Pulang-pulang dapat ilmu, dapat temen, puas, dan seneng, paket lengkap.

Dokumentasi Panitia

Oh ya, Blitar sendiri juga punya penghasil biji-biji kopi pilihan seperti Kopi Resapombo dan Kopi Doko. Keren!

Keren sih sih buat mereka pegiat kopi yang ngadain event ini. Merentas anggapan-anggapan jadul bahwa kopi hanya dinikmati kaum lelaki atau kaum tua aja . Buktinya, sekarang kopi juga udah jadi kebutuhan buat anak-anak milenial. Bahkan minuman ini juga hadir dengan wajah kekinian, kopi susu misalnya.

Saya sedikit memahami, tenyata menyedu dan menikmati kopi bukan soal kepuasan dan rasa (saat kau nikmati) semata, tapi ada cerita dari setiap kopi yang kita sedu. Cukup duduk dan nikmati kopimu di pagi hari misalnya, jadi pemantik semangat memulai hari seseorang. Atau duduklah bersamanya dan membicarakan masa depan, bercerita hangat dari hati-ke htri ditemani secangkir kopi. Sedep!

Siapa tahu diantara kalian bisa ikutan event ini di bulan depan! Lumayan bisa ketemu saya #ehnggakdeng.

Tinggalkan Balasan