Bersua Soesilo Toer di Event Ketemu Buku Blitar

Hari minggu lalu saya datang ke event bazar buku terbesar di Blitar. Spesialnya, saya ikutan ngobras alias ngobrol asyik dengan Soesilo Toer. Yah, saya memang niat sih buat datang ke Ketemu Buku dan memang berencana hadir untuk bersua secara dekat dengan adek (alm) Pak Pram tersebut.

Sebenarnya untuk event bazar di Blitar bukan yang pertama ini. Tapi, Ketemu Buku ini beda alias pakai paket komplit dan baru pertama ini. Ternyata peminatnya juga cukup banyak alias ramai. Terbukti di hari minggu lalu saya ke sana, lumayan banyak yang antusias berkunjung.

Bazar Buku Terbesar di Blitar

Ketemu Buku berlangsung dari tanggal 2 Oktober sampai dengan 10 Oktober 2019, bertempat di gedung Graha Patria Blitar.

Selain untuk berbelanja buku, banyak yang ditawarkan di Ketemu Buku tahun ini (event pertama). Bazar buku versi lengkap karena memang bukan hanya bazar buku saja. Di acara Ketemu Buku ada serangkaian kegiatan yang menarik seperti, talk show, wisata buku, jambore komunitas se-Blitar, bertemu penulis, lomba-lomba menarik, games, dan work shop. Jadi, nggak salah sih disebut paket komplit.

Buku yang ada juga cukup lengkap. Mulai dari novel, buku pendidikan, buku populer, buku anak, buku tentang hobbi dan keterampilan, dan ada Mojok juga. Oh ya, buat kalian yang berencana borong buku, bawa tas sendiri ya karena acara ini tidak menyediakan kantong plastik. Keren! peduli dengan kita, peduli sama bumi!

Ketemu Buku “Bertemu, Berkumpul, dan Bergembira”

Seperti yang sudah saya jelaskan tadi, acara ini bukan hanya wisata buku saja. Kegiatan menarik yang diadakan terbuka untuk semua kalangan. Sesuai tagline sih (kalau presepsi saya), semua yang datang ke acara ini untuk selain beli buku juga bisa menyatukan sama lain. Pulang dapat buku, pula dapat temen baru, siapa tahu. Dengan adanya acara seperti talk show dan pelatihan jurnalistik misalnya, bisa sekalian dapat dan bawa ilmu.

Bukan hanya mereka pecinta buku yang bisa nimbrung di acara ini. Buktinya ada beberapa komunitas yang ikut berpartisipasi di Ketemu Buku Blitar. Semua menyatu tanpa sekat seperti komunitas onthel, patria run, komuntias sepatu roda, dan lainnya. Buat anak-anak juga disediakan lomba mewarnai juga. Kalian juga bisa bawa oleh-oleh seperti sablon kaos dengan teknik sablon cukil (kalau saya tidak salah lihat).

Yang datang dari luar kota pun juga ada. Tokoh-tokoh yang hadir untuk memeriahkan acara ini pun nggak tanggung-tanggung, semuanya keren-keren dan menginspirasi pastinya. Sebut saja Soesilo Toer yang memang bikin saya tertarik untuk datang. Pokoknya acara pertama ini sukses menarik dan seru. Keren sih kalau kata saya.

Bersua dengan Soesilo Toer

Walau dunia saya sangat dekat sastra, saya sadari saya tidak terlalu dekat dengannya. Saya sendiri lebih condong pada pakem pembelajaran bahasa, tapi tidak menutup diri untuk sastra. Ini nih, salah satunya yang bikin saya tertarik buat ke Ketemu Buku. Ingin bersua dengan Bapak Soesilo Toer adik dari almarhum Pramodya Ananta Toer.

Setelah sukses Bumi Manusia bikin hati saya memeleh, sosok adek (alm) Pak Pram ini juga sukses buat saya tertarik. Seorang doktor yang memilih menjadi seorang pemulung. Yang secara tak langsung juga jadi motivasi buat diri bahwa untuk menjadi berbeda itu nggak salah.

Perjalanan hidupnya, beliau bagikan malam itu dengan intim lewat ngobrol asyik. Dengan kami yang duduk di tikar sembari menyimak dengan takjub. Walau sudah sepuh, pancaran semangat beliau sangat terasa. Duh kesempatan juga buat saya bertanya langsung dengan beliau hihi. Ada banyak pesan yang bisa saya ambil dari perjuampaan singkat malam itu. Hampir 3 jam lamanya nggak berasa sih.

Berikut kutipan yang membekas buat saya.

Saya Bukan Hidup dari Ijazah!

Wih keren. Bukan berarti menyepelekan ijazah yang didapat. Tidak pula telah tinggi ilmu lalu sombong. Bukan seperti itu! Mengajarkan kita untuk berani memilih dan berani hidup selayaknya manusia. Mengusahakan itu pasti, tapi Tuhan yang memutuskan. Saya juga pernah mengutip lewat postingan saya di instagram. Kira-kira seperti itu. Juga pernah saya bahas lewat opini pribadi, Tentang Sebuah Pekerjaan.

Banyak yang beliau bagikan malam itu. Ilmu kehidupan adalah segala-galanya, dari penangkapan saya. Hidup dengan caramu saja! tidak perlu meniru orang lain! Cintai dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain! Pengalaman menulis beliau juga tak sungkan beliau bagikan malam itu. Jadi, makin bikin saya bersemangat nulis. Jangan malas, jangan malas!

Mengutip juga pernyataan beliau malam itu …

Setiap manusia pasti mati, tapi buku (tulisan) tidak akan pernah mati. Seperti halnya quote Pak Pram yang terkenal itu dan jadi quote favorit saya. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Ketemu Buku masih berlangsung sampai hari kamis. Jangan lupa untuk berkunjung. Informasi selengkapnya bisa kalian cek instagram Ketemu Buku Blitar.

2 tanggapan pada “Bersua Soesilo Toer di Event Ketemu Buku Blitar”

Tinggalkan Balasan