Bagaimana Mempertahankan Konsistensi dalam Mencapai Target?

Sebelum kamu baca  bagian ini, akan lebih baik kamu juga baca bagian pertama.

Ketika kita telah menentukan apa mau kita, target kita, dan merancang cara untuk mencapainya, yang dibutuhkan setelahnya adalah konsisten. Yah, konsisten dengan apa yang kita perjuangkan.

Tapi, apakah kita bisa melakukannya ajeg tanpa jeda?

Apakah kita bisa pertahankan akan itu?

Apakah kita bisa menjamin untuk tetap konsisten?

Lagi-lagi saya utarakan, bahwa tidak ada maksud untuk menggurui, seakan-akan saya adalah manusia yang mampu bersikap konsisten pada setiap aspek. Tentu saja tidak! Saya kerap merasakan lelah, kerap bosan, bahkan tanpa alasan saya tidak ingin melakukan rutinitas yang sama. Yah, kadang malas untuk melakukan hal yang sama setiap hari.

Tapi, percayalah! Dalam hati kecil dan tekat terdalam, saya ingin membiasakan kebiasaan baik, ingin target atau mimpi yang saya ukir tercapai, saya ingin berubah menjadi lebih baik. Kesemuanya itu butuh yang namanya konsisten karena setiap apa yang kita mau tak selamanya didapatkan dengan mudah. Kalau kamu jatuh sekarang, ya bangkit untuk segera melangkah!

Hal yang paling sulit adalah mempertahankan, begitu juga mempertahankan konsistensi kita untuk mencapai suatu target. Pasti saya, kamu, atau kalian punya mimpi atau target yang kesemuanya pasti baik dan itu membutuhkan usaha! Kesemuanya tidak ada yang instan, tidak ada yang mudah karena apa yang kita mau pasti butuh perjuangan. Dalam jalan perjuangan itu pula butuh namanya rute pasti yang dinamakan konsisten. Dan berjalan pada rute yang sama memang tak mudah. Kadang kita tergoda untuk merubah rute itu atau terbuai untuk melewati rute berbeda.

Mempertahankan konsistensi memang sulit! Tapi, bukan berarti tidak bisa!

Ingin membiasakan kebiasaan baik, semisal olahraga rutin seminggu tiga kali saja juga butuh perjuangan. Buat nggak lengah untuk selalu mencicil skripsi, juga jadi PR besar karena malas yang menyergap lebih kuat.

Yuks simak cara mempertahankan konsistensi :

Lanjutkan Rencana Jika Belum Bisa Bersikap Konsisten

Terkadang kita memang melewatkan untuk bisa pada satu rute sama alias konsisten. Faktor dalam diri seperti malas atau lupa kerap menyergap. Faktor dari luar semisal kita harus pergi karena ada dinas keluar kota sehingga tidak bisa olahraga dalam minggu itu. Atau juga kita sakit, otomatis olahraga ditunda dahulu. Jangan menyalahkan diri sendiri, memang itu yang terjadi.

Tapi, beda cerita kalau kita malas, yah harus diobati. Maka dari itu, anggap saja itu adalah hutang. Jika sehari saja kamu lupa melakukan kebiasaan baik (targetmu) ya lakukan di hari berikutnya. Intinya, ketika kamu  bolong satu yang lunasi satu. Dengan begitu kamu masih berjuang untuk konsisten dan melatihmu untuk tanggung jawab.

Beristirahat untuk Memulihkan Energi

Konsisten bukan berarti kamu harus bekerja sepanjang hari tanpa jeda. Karena ambisismu, kamu bekerja sepanjang hari tanpa jeda untuk mencapainya. Bukan seperti itu! Kata orang Jawa, Kalem Asal Kelakon alias pelan tapi pasti. Berikan juga waktu untukmu beristirahat.

Beri jeda di sela-selanya. Semisal, kamu menyisihkan waktu satu jam lamanya dalam sehari. Entah kamu buat nonton, bermain ponsel, minum kopi, baca buku, dan sebagainya (menyenangkan hatimu). Atau beri hadiah pada diri sendiri karena kamu telah berjuang keras untuk mencapainya. Hal lain yang bisa kamu lalukan adalah dengan menikmati weekend seperti tamasya ke taman atau me time di kedai kopi favoritmu.

Gunakan Berbagai Cara untuk Memotivasimu

Saya suka menuliskan target atau mimpi saya, entah di buku atau pada note-note yang saya  tempel di dinding. Dan terbukti manjur. Punya doa yang saya selipkan dalam tulisan. Tulisan itulah yang memotivasi saya. Bisa juga kamu tulis kalimat motivator, kata mutiara sebagai pemicu semangat. Memberikan hadiah pada diri sendiri juga merupakan cara memompa motivasimu dalam mencapai target. Atau kamu bisa bercerita kepada orang tua atau sahabat, yang tak lupa mengingatkan akan target atau mimpi yang ingin kamu capai. Mereka jadi semangat dan alasanmu untuk bangkit ketika terpuruk. Membangkitkan motivasimu untuk terus berjuang.

Jadi Pribadi yang Bertanggung Jawab

Bagaimana menjadi pribadi yang bertanggung jawab? Pertama, pahami makna akan kepuasaan ketika kamu dapat mencapai target itu. Yah, ada hasil yang akan kamu tuai dari kerja kerasmu. Kedua, membahagiakan orang-orang yang telah mendukungmu untuk mencapai target. Mereka yang senantiasa mendukungmu, memberikan semangat. Buat mereka bangga. Ketiga, jangan menyalahkan diri sendiri ketika kamu gagal mencapai targetmu. Ketika kamu gagal segera bangkit, katanya itu adalah keberhasilan yang tertunda. Dari kegagalan itu, kamu akan banyak belajar tentang berartinya suatu perjuangan.

Saya sedang berjuang, pasti kamu juga. Lakukan yang terbaik, biar Tuhan yang memutuskan.

Semoga bermanfaat . . .

2 tanggapan pada “Bagaimana Mempertahankan Konsistensi dalam Mencapai Target?”

Tinggalkan Balasan