Berbagi Tumbler bersama KetemuKita.Id Blitar

Postingan pertama di tahun 2020 …

Kali ini saya nulis di teras rumah sembari menikmati hujan sore. Yah hampir setiap sore pasti hujan.

Dari pagi tadi sebenarnya udah punya rencana buat ngeblog, tapi hamba tergoda mainan hape terus hehe.

Oh ya, saya lagi ikutan tantangan 30HariBercerita di instagram, pasti di antara banyak kalian tahu dengan progam ini. Dan ini tahun kedua saya ikutan, nantangin diri buat nggak hanya nulis di instagram sih, di twitter, dan whatsapp juga. Alasannya ya biar produktif saja.

Nah, sebenarnya ide awal tentang cerita hari ini tuh mau saya tulis di tantangan itu. Tapi, menurut saya terlalu pendek nantinya.Saya tuh kalau cerita suka panjang ye kan, pun ini termasuk pengalaman yang patut diceritakan panjang kali lebar hehe.

Seminggu sebelum tahun baru, ketemuan sama sahabat saya, Gema. Pasti kalau ada saya ya ada Tutut, soalnya yang sering dan bisa kelayapan cuma kita berdua sih. Kita punya rencana buat ngisi liburan dengan hal positif, berkegiatan sosial. Berhubung jiwa rebahan saya perlu diobati, saya menyetujuinya. Awalnya ya ide-ide biasa gitu, celetukan spontan dari kita. Sampai Gema inisiatif buat ngajak yang lain (alumni pramuka SMA) sih kebanyakan. Sampai pada akhirnya kita putuskan untuk nggak hanya lingkup dalam doang, kita bikin kegiatan yang kiranya orang luar bisa ikut. Yah biar nggak dikenal anak pramuka doang sih.

Saya kira ide itu bakalan berlalu, secara semua punya kesibukan masing-masing. Pas waktu itu saya juga lagi dikejar-kejar revisi proposal sama dosen, jadi ya nggak  tak pikir nemen (nggak terlalu saya pikirin). Kalau jadi ya nggak apa-apa sih pikir saya. Dan setelah kita mantai di tanggal 25 desember tahun lalu (2019 maksudnya) kita ketemuan lagi tuh dengan nambah personil. Dari rapat ala-ala tersebut, kita punya ide buat bikin komunitas yang bergerak di bidang sosial sih intinya. Eh, tanggal itu pula sih nama komunitas abal-abal kita tercetus, Ketemukita.id.

Malam itu kita rapat di Loji Kopi, kedai kopi yang selalu ramai pengunjung, nggak pernah sepi. Heran! Waktu rapat kemarin ya cukup nggak nyaman sih karena pengunjung lumayan ramai. Tapi alhamdulillah keputasan buat bikin event pertama tercetus juga malam itu. Karena kebutulan malam itu saya mau ngopi sama temen-temen perkopian duniawai, sekalian diajakin buat ikutan gabung.

Oke …

Hampir seminggu setelah rapat perdana, hari-hari menjadi sibuk. Yang biasanya di rumah, nggak banyak yang harus ditandangi, harus siap sedia buat ngurusin event pertama kita. Dari tanggal yang kita tentukan sih emang mepet. Nggak ada seminggu kita mempersiapkan kegiatan tersebut, tepatnya di malam pergantian tahun baru. Jujur, di malam pergantian tahun baru untuk pertama kalinya saya keluar rumah hehe.

Yang biasanya saya nggak terlalu antusias sama hape buat chat, harus siap sedia mantengin grub. Yang biasanya saya cuma nengok sekilas instagram, sekarang harus rutin unggah beberapa hal terkiat kegiatan. Maklum, didapuk jadi mimin (nggak cuma saya doang sih). Di situ saya mikir, ternyata susah kali ya jadi mimin. Selain mikir konten, harus siap sedia buat terus update dan jawabin banyak DM.

Udah lama sih kalau diingat-ingat sibuk rapat sama bikin event. Terakhir waktu kerja dua tahun lalu kalau nggak salah. Lumayan kangen sih, kangen sibuk, kangen wira-wiri ngurusin event, kangen capek tenaga dan pikiran, kangen capek (capek yang bermanfaatlah).

Mulai dari itu kita sering rapat, kita sering promosi. Bersyukurnya kita juga dapat kesempatan buat promosoin lewat radio. Ngerasa wah aja gitu, nggak ada seminggu Ketemukita.id lahir udah dapat kesempatan emas. Rencananya emang mau kita seriusin kok komunitas ini, doakan saja. Event pertama kemarin anggap saja sebagai pemanasan.

Oh ya nama event pertama kita kemarin New Year New Tumbler. Kita bagi-bagi tumbler gratis di malam tahun baru itu, tapi dengan syarat mereka harus mengumpulkan dan menukarkan sampah botol plastik sesuai dengan ketentuan. Memamg sengaja kita rencanakan di malam tahun baru karena malam tahun identik dengan perayaan yang berujung banyak sampah berserakan.

Kita juga belajar sama-sama buat berbagi info dan belajar peka terhadap isu sampah plastik yang banyak diperbincangkan. Selain bagi-bagi tumbler, kita juga jelasin bahwa dengan menggunakan tumbler, setidaknya kita melakukan langkah kecil untuk nggak membeli minum kemasan. Mengurangi penggunaan plastik. Emm yang nulis ini juga lagi belajar kok.

Tahun baru, botol minum baru. Tahun baru, perubahan baru untuk menjadi lebih baik.

Alhamdulillahnya lagi, saya makin lebih bisa dan enjoy berbaur dengan orang baru. Punya temen baru dan jelas pengalaman walau dengan waktu singkat kemarin. Lumayan banyak yang antusias di event pertama kemarin, lumayan juga yang ikutan gabung di KetemuKita.id. Seneng banget bisa berbagi hal-hal baik ke sesama. Nggak perlu mewah, asal dilakukan enjoy tanpa paksaan, ikhlas jalaninnya.

Terima kasih telah menjadi cerita di awal tahun 2020. Terima kasih buat semua kenangan 2019 yang nggak bisa saya tulis. Saya emang nggak ada rencana nulis kaleidoskop 2019 dan resolusi tahun ini di blog. Sengaja disimpan sendiri (hehe) atau mungkin akan tayang di podcast saja.

Terkhusus, terucap terima kasih untuk kalian yang udah mau mampir di blog ini.

Semoga selalu bahagia ….

Tinggalkan Balasan