Baratimur Coffee Malang : Kedai Kopi Klasik Kolonial Belanda

Kopi lagi, kopi terossss!!

Nanti juga ada masanya paling saya bosan.

Lattenya enak! Asli enak!

Minggu kemarin kita bertiga ke Baratimur Coffee Malang. Dilihat dari postingan teman sekelas yang suka ke sini, jadi pengen ke sini. Ancene pengenan arek iki! Melihat di instagram sepertinya kedai kopi ini tenang.

Bergaya Klasik Bangunan Kolonial Belanda

Dan benar saja, mulai masuk kedai mata ini nggak berhenti celingukan alias observasi tempat. Cantik! Kedai kopi bergaya klasik kolonial Belanda. Memang sepertinya menempati bangunan lama Belanda. Duh cinta! Kalau kalian tahu saya, saya demen yang beginian. Berbau klasik, sejarah.

Baratimur Coffee berada di Jl. Argopuro No. 15, Oro-Oro Dowo, Malang. Kedai ini memang berada di kawasan perumahan lawas dan lokasinya memang sedikit jauh dari jalan utama. Kalau lewat sekitar kawasan sini memang hampir semua bernuansa klasik. Adem gitu karena juga sepi nggak banyak lalu lalang kendaraan.

Juga dari depan terlihat cantik karena dipadu sama taman. Cantiklah!

Banyak Sudut Cantik

Kalau kata saya sih memang banyak sudut cantik. Pengunjung bisa memilih menikmati kopi dalam ruangan atau luar ruangan bahkan di teras dari Baratimur Coffee ini. Mulai dari coffee bar dengan kekayuannya, di depan coffee bar ada rak buku berjejer juga.

Selain coffee bar yang juga kasir bisa dilihat dari dalam, ternyata juga bisa dilihat dari bagian luar. Selain kayu, coffee bar ini dihiasi dengan lampu gantung yang padu banget dengan kekayuan.

Di bagian belakang juga ada taman lagi, taman belakang. Lebih bebas malah, sejuk. Atau kalau tetep pengen neduh ya bagian samping bar ini. Cocok banget buat nugas dengan suasana sejuk, nyaman, dan tenang. Memang cocok disebut work space.

Suasan Sepi, Bikin Nyaman

Kesemuanya perpaduan itu bikin nyaman saya dan temen. Kalau kata saya, tempatnya menunjang untuk kabur dari hiruk pikuk. Menenangkan! karena mungkin ya suasana klasik bikin adem dan menenangkan diri.

Kalau di sini nggak hanya menikmati kopi saja kalau kata saya, lebih kepada menikmati setiap sudut yang ditawarkan Baratimur Coffee. Suasana sepi gini juga menunjang kalian mengeksplor setiap sudut dan tak lupa mengabadikannya dengan mata lensa. Yah, foto-foto jangan lupa. Jelas nggak bisa mengelak, tempatnya cantik!

Oh ya! bisa me time!

Latte Creamy Abis

Dalam versi lidah saya, ini latte terenak yang pernah saya icip. Ada sih latte enak di Blitar, biasa saya coba di Fx. Labs and Resto. sudah saya ulas di sini. Takarannya pas dengan gelas langsing ini. Memang harganya agak mahal, tapi tidak mengkhianati soal rasa.

Gemi emang udah bilang ke saya kalau latte di sini enak, jadi alhasil kita bertiga pilih menu sama. Dasar! Latte Ice disediakan pada tatakan kayu dengan segelas gula (jadi kalian bisa takar seberapa manis atau tidaknya latte punya kalian) dan marshmellow, heem manisnya.

Creamy banget pokoknya, nggak bikin eneg juga karena takaran pas. Memang perpaduan susu dan kopi sangatlah endulita.

Untuk menu apa saja kemarin saya nggak sempet lihat detail karena ya tujuan hanya kopi terutama latte (nanti bisa cek instagram mereka ya). Eee tapi kemarin di coffee bar juga ada menu selain kopi yaitu berbagai jenis teh. Harga kopi di sini rata-rata mulai dari harga 18ribu sampai 30ribu rupiah.

Tertarik ke sini nggak? buat nyobain latte dan menikmati sensasi ngopi di bangunan Belanda. Heeemmm . . .

Informasi Selengkapnya :

Lokasi : Jl. Argopuro No. 15, Oro-Oro Dowo, Malang

Jam Buka :

Senin – Sabtu : 12.00-23.00 WIB

Minggu : 08.00-23.00 WIB

Instagram : @barattimur.kopi

NB : Harap diperhatikan tahun penulisan postingan ya. Postingan ini juga bisa mengalami perubahan (jika penulis kembali berkunjung dan memiliki informasi baru). Jika ada penambahan informasi, penulis akan memperbarui secara berkala.

2 thoughts on “Baratimur Coffee Malang : Kedai Kopi Klasik Kolonial Belanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *