Peka Dulu Aja : Cara Membantu Sesama Saat Pandemi

Untuk tetap #dirumahaja mungkin beberapa orang sangat menikmati. Mumpung dapat waktu untuk lebih lama bersama keluarga, melakukan me time yang didambakan, mengeksplor hal-hal baru yang sempat diidamkan dan baru bisa dilakukan sekarang.

Apalagi mereka yang terpaksa nggak lagi bisa kerja atau bahkan tetap kerja di tengah pandemi a saat ini. Semua bertahan hidup di tengah pandemi ini. Bergotong-royong dan tetap saling bahu membahamu di saat-saat ini memang sangat diperlukan.

Masih banyak, sangat-sangat banyak orang baik di dunia ini. Banyak berseliweran di media sosial, setiap mereka baik individu atau atas nama komunitas/lembaga bergerak jelas untuk sedikit membantu mereka-mereka yang paling terasa terkena dampak pandemi ini. Kalau lihat suka mikir juga, bergumam juga “Ya Alllah seadainya aku banyak duit”. “Seandainya aku kaya!”

Namun, kita nggak boleh ciut akan itu. Untuk menjadi berguna pun nggak harus selalu diukur dengan materi. Kalian masih bisa ikut berperan untuk membantu mereka yang membutuhkan di tengah pandemi ini. Kita masih bisa membantu dengan cara kita sendiri. Ikut berdoa dan bersimpati saja saya rasa sudah sangat cukup.

Semoga badai ini cepat berlalu aamiin . . .

Saya sendiri nggak ada halangan untuk tetap di rumah saja. Saya masih bisa malukan kegiatan konsultasi tesis, saya juga masih bisa kerja (freelance) walau nggak nentu, dan yang terpenting saya masih bisa saling jaga dengan keluarga. Karena tahun ini lebaran harus rela hanya bertiga saja di rumah.

Jadi, selama pandemi ini ada beberapa hal yang saya lakukan walau nggak wah atau berdampak besar, setidaknya saya berusaha buat saling peka dan saling mengulurkan tangan.

Bantu Mengerjakan Tugas

Mungkin di antara kalian bahkan mendambakan waktu lama di rumah saja. Kalau biasa kalian disibukkan dengan urusan perkuliahan, saat ini kalian diberikan waktu lebih leluasa untuk di rumah saja. Nggak perlu dandan, nggak perlu pilih-pilih baju buat ke kampus, atau nggak perlu lagi buat kerja kelompok yang ujung-ujungnya cuma gosip bersama hehe.

Tapi, ternyata sebagian orang ngerasa justru kuliah , sekolah dari rumah (belajar dari rumah) memberatkan. Ternyata banyak tugas yang harus dikerjakan setiap harinya.Ada materi yang belum diajarkan ditambah dapat tugas, rasanya tambah sumpek karena nggak ngerti dengan materi atau bingung memulai dari mana.

Ini juga yang dirasakan sepupu, tiap ada tugas yang sulit selalu saya bantuin. Maklum kadang tugas yang diberikan emang belum diajarkan atau tidak dekat dengan dia. Semisal kemarin bantuin bikin video dan saya edit juga untuk tugas sekolahnya.

Saya juga kerap menawarkan bantuan ke teman untuk membantu tugas kuliahnya. Mungkin saya bantu soal edit, bantuin bikin makalah, atau bahkan bertukar pendapat. Justru saya senang bisa bantuin mereka. Setidaknya bisa kasih saya kegiatan jiga supaya nggak banyak rebahan.

Menyebarkan Hal Positif

Sadar nggak sih, di tengah pandemi ini banyak orang yang melek teknologi. Banyak orang yang mulai sering tampil di media sosial. Entah berbagi resep masakan, berbagi video tiktok, video parodi, atau membagikan kegiatan selama #dirumahaja.

Saya kira mereka telah menebar hal positif ke semua orang. Menebar kebahagiaan, bikin ketawa, dapat hiburan supaya nggak bosen-bosen amat di rumah. Saya pun secara nggak langsug emang udah jadi budak konten. Sebisa mungkin membagikan hal yang saya tekuni, hal baik inilah yang saya bagikan di media sosial.

Entah tentang buku yang emang lagi saya gandrungi di masa karantina ini. Soal podcast, kalau ada episod baru selalu saya bagikan. Pun, tentang apa yang saya tulis di blog ini. Atau apapun yang saya abadikan dan bagiin selama karantina lewat media sosial.

Saya kira itu sudah cukup membuat kita berkonstribusi di tengah pendemi ini. Asal tetap positif …

Bantu Promosiiin dan Membeli Jualan Teman

Bantu ajah dulu dari yang terdekat. Saya tahu pasti sangat sulit untuk bertahan hidup dan tetap bekerja di tengah pandemi ini. Tak jarang saya bantuin teman buat promosiin jualannya. Tak jarang juga beli, mencicipi apa yang mereka jual. Biasanya saya beli untuk makanan dan minuman.

Saling membantu dari hal terkecil dan terdekat dulu, tak apa. Saling bahu-membahu. Semoga semua ini cepat berlalu dan kembali seperti semula. Yang baik-baik, nilai baik selama pandemi ini semoga tetap dipertahankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *