Social Distancing, Ngopi di Luar Pending Dulu Ges!

Edit by Canva (gambar pinterest)

Tahun kemarin saya mulai suka kopi. Dari situ, makin suka juga buat ngopi di luar. Menjelajah kedai kopi Blitar dan Malang yang masih bisa jadingkau. Bahkan pernah, ada masanya saya keluar setiap hari buat ngopi. Nggak sekedar memenuhi asupan kafein, saya juga nongkrong sama teman-teman. Satu geng main yang ketemunya juga di warung kopi.

Hampir 2 bulan lebih nggak nongkrong, nggak ngopi bareng mereka. Bahkan saya tuh juga lagi suka buat ngopi sendirian alias me time di kedai kopi. Sekarang, saya hanya bisa ngopi di rumah. Bikin kopi sendiri hihi.

Yah, semua itu berawal dari bulan Maret kemarin setelah pemerintah memberikan kebijakan untuk melakukan pembatasan sosial (social distancing). Kita dianjurkan untuk tetap #dirumahaja untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah. Itulah bentuk dari social sistancing yang dicanangkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Virus Korona ini.

Hingga kemudian social distancing ini diganti dengan physical distancing  atau disebut pembatasan fisik karena penyebaran Virus Korona ini makin menjadi. Kebijakan tersebut merupakan sebuah bentuk himbauan untuk saat ini tidak melakukan kontak fisik terlebih dahulu dengan orang lain.

Social distancing yang sekarang lebih dikenal dengan physical distancing  ini diberlakukan pada masyrakat untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Maka dari itu, sekarang di kota saya sendiri banyak kedai kopi yang terpaksa harus tutup sementara dan buka pun hanya melayani pesanan bawa pulang.

Jadi, jelas saya udah nggak bisa ngopi dan nongkrong bareng sama teman untuk saat-saat ini. Kalau pun lagi kangen ngopi ya take away atau bahkan bikin sendiri di rumah. Oh ya, saya tidak ketinggalan buat bikin juga es kopi yang lagi buming saat ini yaitu Dalgona Coffee. Lebih mantep lagi saya coba resep dari temen sendiri dengan mengganti susunya. Bisa kalian cek di sini ya. Nah, es kopi susu ini mirip banget sama es kopi kelapa di salah satu kedai kopi favorit saya di Blitar. Setidaknya bisa melepas rindulah ya.

Penerapan kebijakan untuk jaga jarak ini salah satunya kita dianjurkan untuk #dirumahaja sampai batas waktu entah kapan. Kalau pun harus pergi atau ke tempat umum, beberapa tempat sudah banyak menerapkan aturan untuk nggak saling berdempet. Dikasih jarak supaya nggak saling kontak fisik.

Nah ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipersipakan untuk social distancing atau physical distancing terutama untuk di rumah aja. Yuk!

Edit by Canva
  1. Ketersediaan bahan pangan atau kebutuhan pokok (paling utama)
  2. Ketersediaan kuota internet, untuk akses infomasi atau bahkan untuk hiburan. Tapi, jangan sampai berita saat ini bikin kalian tambah stres ya. Yang nanti ujung-ujungnya malah kembali kelayapan dengan alasan butuh udara segar karena udah penat di rumah.
  3. Keteresediaan buku, kalau kalian hobi dan ingin baca buku saya kira ini hal juga harus diperhatikan. Lumayan kalau pas di rumah gini, kalian nggak ngerasa bosen banget. Setidaknya buat kalian lupa sejenak untuk nggak nongkrong dulu
  4. Saatnya eksplor diri, mencoba hal baru. Yang biasanya nggak ada waktu untuk ini, sekarang waktu yang tepat.
  5. Lebih menikmati dan khusuk dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini, lebih bedalah.

Jadi, sekarang harus dibetahin dulu untuk di rumah, untuk nggak ngopi dulu di kedai kopi. Pasti badai berlalu, pastinya ada hikmah juga di baliknya. Inilah saatnya kita untuk lebih peka sama diri sendiri dan keluarga dulu. Fokusnya sama mereka dulu. Dan tetap semangat menjalani hari.

2 thoughts on “Social Distancing, Ngopi di Luar Pending Dulu Ges!

Tinggalkan Balasan ke Rieagustina Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *