Bagaimana Puasa Selama Pandemi Korona ?

Puasa tahun ini beda ya . . .

Yang sabar ya semua . . .

Saya juga pernah curhat soal ini di podcast. Bisa kalian dengarkan di sini.

Puasa ini penuh dengan gejolak.  Akibat pandemi ini sektor ekonomi apa pun merosot. Apalagi ekonomi untuk  keluarga yang kurang mampu. Biasanya selama ramadan kebutuhan meningkat. Selain itu, juga memberikan banyak keuntungan untuk mereka yang punya usaha. Apalagi usaha makan, biasanya di bulan puasa sebagai ladang rejeki.

Memang beda . . .

Kita semua sedang berada di masa-masa sulit. Tapi, kalau kita hanya fokus dengan kesedihan dan keterpurukan semata, kita jadi nggak fokus ibadah di bulan suci ini. Berat, tapi berusaha sebaik mungkin untuk tak menyia-nyiakannya.

Perbedaan di puasa tahun ini benar mencolok ya. Hal yang nggak ada di bulan puasa saat ini.

Pertama nggak ada ajang bukber. Ajang bukber ini seakan menjadi agenda wajib yang selalu ada di bulan puasa ya. Sebagai ajang reunian juga. Kedua, nggak terlihat orang-orang jualan karena dikhawatirkan akan terjadi kerumunan karena memang pemerintah menganjurkan untuk pembatasan sosial dan pembatasan jarak. Ketiga, jarang ada yang bangunin sahur ya. Ya kalau di rumah saya sih masih ada, tapi jarang tuh anak-anak kecil bawa kentongan dari kayu gitu. Keempat, nggak ada tarawih ya, kalau ada pun nggak boleh saling deketan ya. Kelima, selain nggak ada yang jualan makanan mereka yang sering muncul saat-saat ramadan saja harus rela nggak jualan. Yah pedagang takjil. Biasanya kita sampai bingung ya mau beli apa saking beragamnya.

Memang ya, bulan ramadan isinya kegembiaraan alias nano-nano. Gembira dan bersyukur rasanya.

Tapi, kalian ngerasa nggak walau kita sedang berada di masa kesulitan ada beberapa hal baik yang bisa kita rasakan saat pandemi ini ?

Ada hikmah di balik kejadian ini. Kita pun  harus bisa menerima ikhlas dan memaknai bahwa setiap cobaan pasti akan menuai hasil baik (pasti ada hikmah dari setiap kejadian).

Lebih Damai

Walau nggak ada hiruk-pikuk ramadan, ngerasa nggak sih kita jadi lebih damai? Damai dan tenang karena kita bisa lebih fokus untuk ibadah. Nggak perlu diribetkan dengan berbagai acara bukber yang kadang justru bikin kita lalai sama ibadah. Jarang buka puasa bersama dengan keluarga saking banyaknya udangan buat bukber sama temen sekolah atau temen kantor.

Lebih Peka dengan Sekitar

Masih banyak orang baik. Masih banyak orang-orang yang saling mengerti, menolong sesama apalagi di masa sulit seperti ini. Dengan kasus pandemi ini kita juga makin kompak untuk saling membantu dan saling memberikan dukungan.

Banyak Waktu dengan Kelaurga

Buat kita yang memang berada di rumah bersama keluarga, ini adalah waktu berharga untuk kita lebih banyak menghabsikan waktu bersama. Yang biasanya kita disibukkan dengan aktivitas di luar sampai jarang buat kumpul dengan mereka ntensif.

Semoga keadaan sulit ini segera berlalu. Semangat selalu buat semuanya. Selamat menjalankan ibadah puasa semunya.

2 thoughts on “Bagaimana Puasa Selama Pandemi Korona ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *