Harapan Bulan Puasa di Tahun Depan

Apa saya aja yang ngerasa bahwa masa sulit seperti ini masih ada hal baik yang bisa dipetik ?

Setiap ramadan keluarga kami jarang bisa kumpul lengkap. Ayah dan kedua adek saya merantau. Kalau saya kan masih bisa dan sering pulang karena ya kuliah di Malang jaraknya nggak begitu jauh sama Blitar. Tapi, ayah sama adek-adek merantau jauh, luar Jawa. Kapan ya terakhir bareng bisa puasa dan lebaran dengan personil lengkap?

Kok nginget-nginget gini nyesek juga ya. Ditambah di tengah pandemi seperti ini, suasana ramadan yang jelas berbeda dan mereka terpaksa nggak bisa pulang. Sedih . . .

Setidaknya di tahun-tahun sebelumnya walau personil nggak lengkap pasti ada yang pulang. Emang beda cerita ya di tahun ini. Tahun ini lebih rasanya nyesek nggak bisa pulang karena tuntutan kerja, tapi karena keadaan yang nggak baik ini.

Jujur aja, saya masih kek anak kecil dengan nggak rela kalau puasa tahun ini sepi banget di rumah dan hanya perempuan saja. Saya, ibuk, dan nenek. Bahkan tahun ini ayah dan adek bungsu emang rencana pulang jadi nggak bisa pulang. Kalau adek kedua kadang emang dapat cuti lebaran. Nyesek . . .

Harapana ramadan tahun depan bisa kumpul lengkap. Doanya semoga ada rejeki dan umur panjang, aamiin. Kami memang harus ikhlas, harus menerima demi kebaikan bersama.

1 thought on “Harapan Bulan Puasa di Tahun Depan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *