Pesona Gugusan Pulau Hijau, Pantai Kasap Pacitan

Hasil Foto dari Irfan

Oke cerita liburan ke Pacitan edisi pertama check! Sebelum kalian baca tulisan ini lebih lengkapnya, kalian bisa baca dulu pembukaan dari cerita liburan kemarin di sini. Biar nyambung gitu gesss!

Kami berangkat dari Blitar sabtu malam, 12 September 2020. Rencana awal ya setelah magrib berangkat ee berangkat tetap lebih dari pukul 7 malam. Dah jadi kebiasaan kek gini nih. Kami berharap sih sebelum pukul 12 malam dah sampai Pacitan. Tapi, apa daya kami harus rela buat beberapa kali berhenti karena mobil bermasalah dan ada satu temen yang mabok kendaraan karena jalanan berliku lumayan curam dan panjang. Bahkan sebelum berangkat, mobil yang kami sewa sempat nggak mau jalan. Beginilah selalu ada halang rintang untuk menggapai kesenangan #ceelah.

Akhirnya kami sampai di Pacitan pukul 2 di dini hari dan beristirahat di kos temen. Alhamdulillah kosnya luas dengan beberapa kamar yang masih kosong dan kami mendapat izin dari pemilik kos untuk numpang istirahat.

Nah, selalu kek gini nih, waktu mau berangkat ke destinasi pun, kami juga agak kesiangan sih sebetulnya. Niat hati selepas subuh ee pada teler. Kami harus bisa sebaik mungkin memanfaatkan waktu satu hari itu untuk ke beberapa destinasi. Saya dari awal sih nggak tahu tujuannya ke mana aja dan berapa tempat yang akan dikunjungi. Manut aja sama temen yang bertindak jadi guide kami selama main sehari itu.

Baca Juga : Pendakian Pertama di Tahun 2020, Kawah Ijen Mengukir Cerita

Perjalanan hampir 2 jam kalau nggak salah inget, untuk menuju lokasi pertama, yaitu Pantai Kasap. Di tengah-tengah perjalanan kami menyempatkan berhenti untuk sarapan. Menikmati Saoto makanan khas pacitan yang hampir mirip seperti sup ayam dengan kuang beningnya. Seger! akan saya ulas di tulisan terpisah.

Hasil Foto dari Ainulla

Memang Pacitan tuh terkenal dengan pantai dan bukit-bukitnya. Perjalanan kami kali itu ya selalu dibumbui rute berkelok-kelok. Jadilah persiapkan mental dan fisik dengan baik supaya nggak mabok saay!!!. Pantai Kasap merupakan tujuan pertama kami hari itu.

Lokasi pantai ini berada di Dusun Ketro, Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur. Rute buat ke sana terlebih dahulu harus melewati pusat Kota Pacitan menuju jalur bus. Dari pusat kota ambil arah lurus saja sampai ketemu pertigaan, kami mengambil arah ke Pantai Watu Karung. Pasti banyak petunjuk lokasi untuk ke beberapa destinasi pantai termasuk Pantai Kasap. Pantai Kasap dan Pantai Watu Karung masih berada pada satu lokasi, jadi pilih ke arah kiri untuk ke Pantai Kasap (jika menemukan papan petunjuk ke kedua pantai ini). Tiket masuk ke Pantai Kasap yakni 5 ribu rupiah untuk setiap orang.

Hasil Foto dari Ainulla

Turun dari mobil kami segera siap-siap dan mereka pada antusias buat lihat pantai. Biasanya saya tuh agak males kalau ke pantai yang isinya bentangan pasir pun dalam keadaan panas atau terik matahari sedang mentereng ria. Nah kalau Pantai Kasap ini tuh beda, anginnya kencang bikin adem. Lumayanlah buat santai-santai di pantai.

Pantai Kasap ini merupakan pantai yang sedikit menyuguhkan bentangan pantai (pasir), tapi merupakan sebuah bukit yang menyuguhkan pemandangan beberapa gugusan pulau hijau. Dengan ombak yang besar dan angin yang lumayan kencang, sejuk. Jadilah, kami segera menuju beberapa spot yang ada di sini nih.

Kami menaiki bukit karang, dari atas beneran aduhai banget pemandangannya. Memang terlihat beberapa gugusan pulau hijau dari atas bukit karang. Ngelihat ombak yang begitu besarnya sampai cipratannya aja nggak jarang kena pengunjung. Harus tetap hari-hati ya, selain bukit karang terjal dan licin, anginnya juga lumayan bikin oleng keseimbangan apalagi untuk manusia berbadan kecil seperti saya. Waspada ombak dan karang ya kalau kalian juga menyempatkan ke sini.

Oh ya, di sini ada satu spot foto yang sering nongol di media sosial. Ini beneran jadi spot favorit pengunjung. Spot tersebut berupa gardu pandang yang dibuat dari kayu, lengkap dengan tangga dan jembatan kecil di atasnya. Spot foto lain adalah semacam gerbang yang dibuat dari tumpukan akar dan dahan pepohonan.

Spot Foto Favorit dari Pantai Kasap, Hasil Foto dari Ainulla . In Frame Tutut Yunita
Spot Foto Favorit dari Pantai Kasap, Hasil Foto dari Ainulla . In Frame Tutut Yunita

Tetapi, saya nggak lagi pengen ke sana sih. Lebih memilih di bersantai, duduk santai di pesisir pantai di bawah bukit bagian sisi dalamnya (susah jelasin hihi). Sembari ngerecokin eeh nggak deng, lihat temen nyeduh kopi di bibir pantai. Kopi dan pantai, wenak yoo!

Hasil Foto dari Irfan
Hasil Foto dari Irfan

Fasilitas untuk pengunjung pun lumayan lengkap, seperti warung, kamar mandi atau toilet yang cukup banyak, tampat cuci tangan , tempat oleh-oleh, dan bahkan penginapan. Jangan lupa pakai kacamata ya, setidaknya nggak bikin kepala pening di saat cuaca terik. Selain itu, bikin tampilan makin kece hihi.

Foto saya tuh disponsori kacamata temen, masih pakai piyama (celana), dan sandal jepit andalan. Emang nggak niat nih Vera hihi . . .

Gimana? dah bikin ngiler kalian belum? kalau ke Pacitan jangan lupa mampir ke Pantai Kasap ya.

Informasi Selengkapnya :

Lokasi : Dusun Ketro, Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur.

Tiket Masuk : 5ribu/orang (belum biaya parkir kendaraan)

NB : Harap diperhatikan tahun penulisan postingan ya. Postingan ini juga bisa mengalami perubahan (jika penulis kembali berkunjung dan memiliki informasi baru). Jika ada penambahan informasi, penulis akan memperbarui secara berkala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *