Beristirahat dan Bersantai Sejenak di Pantai Watu Karung Pacitan

Jadi gini, baru sadar saya nggak punya dokumentasi saat berada di pantai ini. Jadilah saya bakalan kasih cuplikan foto pantai ini dari sumber yang saya dapat ya.

Sebelum kamu atau kalian baca tulisan ini, kalian tengok dulu deh destinasi pertama yang saya kunjungi sebelum ke Pantai Wat Karung ini. Kalian bisa baca di sini ya.

Setelah puas eksplor dan sedikit berleha-leha di Pantai Kasap, segera kita cauww ke tujuan berikutnya. Yang ternyata sangat tidak jauh dari Pantai Kasap alias masih dalam satu area. Jadi, pemandangan yang ditawarkan pun nggak jauh beda.

Di tulisan sebelumnya, saya pernah bilang bahwa terdapat jalur percabangan yakni ke Pantai Kasap dan Pantai Watu Karung. Jadilah, destinasi selanjutnya kami ke percabangan satunya yakni Pantai Watu Karung. Hari mulai makin siang, terik yang cukup menyangat, dan perut udah mulai berteriak, jadilah kami memutuskan untuk makan siang di Pantai Watu Karung.

Percayalah lokasinya begitu dekat karena masih dalam satu lokasi (area). Pemandangannya pun nggak jauh beda. Dari kejauhan terlihat juga gugusan karang dari pantai satu ini. Namun, yang membedakan adalah pengunjung lebih banyak memadati daripada Pantai Kasap. Mungkin pas juga hari itu ya, jadi ngerasain orang tumpah ruah di sana. Itulah yang ngebikin saya dan temen-temen tak terlalu antusias alias nggak banyak eksplor karena lebih memilih bersantai saja.

Seperti yang saya bilang tadi bahwa pemandangannya nggak jauh beda dengan destinasi pertama. Namun, bentangan pantai di sini cukup panjang. Kerasa luas dari ujung ke ujung, beda dengan Pantai Kasap yang lebih banyak didominasi oleh bukit karang. Pun, ini adalah tempat yang cocok untuk menikmati hidangan laut yakni sepanjang bentangan banyak banget warung makan. Maka, pantaslah kami memilih makan siang di sini.

Kami memilih satu warung yang punya tempat agak luasan alias makan di bibir pantai, seperti di gubuk bambu, Di sanalah kami menikmati makan siang dan beristirahat. Bahkan saya sempet tidur beberapa menit saking ngantuknya karena angin dan suasana pantai yang benar-benar menghipnotis. Jadilah beberapa jam lamanya kami hanya duduk ngobrol alias berleha-leha sebelum melanjutkan ke destinasi terakhir.

Ya, ini dia alasan saya nggak punya foto di sini karena saya dan temen-temen terlalu mager. Kelihatannya juga emang capek dan males karena terik matahari bener-bener bikin malas beranjak. Ditambah pengunjung di pantai ini lumayan banyak, tak terlalu menikmati dan nggak bikin pewe sih.

Begitulah bersantai-santai ria alias mager di Pantai Watukarang Pacitan.

Informasi Selenngkapnya :

Lokasi : Pringkuku, Ketro, Watukarung, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan

Harga Tiket : 5 ribu/orang (tiket terusan dengan Pantai Kasap)

NB : Harap diperhatikan tahun penulisan postingan ya. Postingan ini juga bisa mengalami perubahan (jika penulis kembali berkunjung dan memiliki informasi baru). Jika ada penambahan informasi, penulis akan memperbarui secara berkala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *