Menebar Kebaikan dari Sebuah Kedai Kopi : Waiki Coffee and Eat Blitar

Sungguh sangat terlambat menuliskan tentang kedai kopi satu ini. Jujur saja, kedai kopi satu ini memiliki tempat tersendiri di hati. Penasaran?

Edisi Ngopi di Rumah

Masa-masa karantina kemarin membuat saya harus berhenti sejenak buat ngopi di luar. Solusinya ya buat kopi sendiri atau pesan kopi. Nah, karena selama di rumah juga nyidam banget buat ngopi alhasil juga sering mantengin instagram buat nyari-nyari kopi buat edisi ngopi di rumah. Edisi ngopi di rumah makin mudah dipenuhi salah satunya menikmati kopi dari Waiki Coffee and Eat. Edisi ngopi di rumah ala Waiki sempat saya cobain di bulan puasa kemarin.

Baca Juga : Omah Cokro Si Kedai Kopi Spesialis Es Kopi Kelapa

Entah kenapa, jatuh cinta dengan edisi ngopi di rumah yang ditawarkan Waiki. Nggak kalah nikmat dengan menikmati kopi susu di sebuah kedai kopi walau gantinya di rumah saja. Saya sendiri sangat antusias buat pesan menu andalan Waiki yang berseliweran di media sosial, yaitu kopi susu gula palm (aren) (Waiki Palma) dan dua menu lainnya. Pernah saya buat video ulasan singkatnya di instagram.

Pertemuan Kebaikan

Kenapa saya bisa bilang gitu? dari kopi, dari kedai kopi yang saya kunjungi dan karena antusias saya selama hampir 2 tahun ini sama kopi, membawa kebaikan dan pengalaman berharga bagi saya. Selain kenikmatan dari kopi (kopi susu) yang saya teguk, bertemu dengan orang-orang yang berkecimpung di dunia kopi menjadi pertemuan baik untuk saya sendiri.

Saya yang masih awam di dunia review soal kuliner dan kopi ini, menulis hanya sebagai hobi semata, saya merasa mendapat kesempatan baik dari kopi yang saya teguk dan dari kedai kopi yang saya kunjungi. Termasuk pertemuan baik dengan pemilik Waiki, Dipika. Yang kemudian menjadi pertemuan baik lain di kemudian hari.

Sampai kepada dia mengenalkan Waiki lebih dalam kepada saya dengan memberikan undangan pembukaan Waiki yang menjadi salah satu warna untuk kedai kopi di Blitar. Nggak tahu kenapa, saya merasa mendapat kesempatan baik dari pertemuan tak sengaja malam itu. Terima kasih Dipika 🙂 Baru ngeh ternyata nggak pernah foto bareng sama dia hihi, saking asyiknya sering ngobrol di sana.

Menengok Waiki dan Segala Hal di Dalamnya

14 Juni 2020 pembukaan Waiki, sesuai undangan saya pun hadir ke sana bersama teman. Dan untuk pertama kalinya, saya berkunjung ke Waiki dan menikmati kopi langsung di tempat. Akhirnya saya tengok rumah produksi si Kopi Susu Gula Palm. Jadi . . .

Wah Iki! “Wah ini!”

Salah satu kedai kopi susu kekinian yang bikin saya terpikat. Tak hanya konsep kekinian yang ditawarkan (untuk berfoto), tapi menyediakan ruang untuk aktivitas saya. Nggak tahu kenapa, terkadang kedai kopi susu kekinian tuh sebagai ruang berkumpul dan eksis semata, tapi saya menemukan rasa tersendiri di sini. Nongkrong oke, eksis oke, kerja oke, me time juga oke bahkan untuk berkarya juga oke banget!

Waiki merupakan ungkapan dalam bahasa Jawa, yaitu “Wa iki” jika diartikan menjadi “Wah Ini!”. Merupakan sebuah ungkapan akan suatu hal yang ada di depan mata. Ibaratnya, wah ini dia! rumah Waiki yang awalnya hanya bisa kunikmati kopi di rumah saja. Begitulah . . .

Kultur Kedai Kopi dan Cita Rasa Nusantara

Kultur kedai kopi berpadu dan bersanding dengan cita rasa nusantara? Walau judulnya kedai kopi, tapi kamu tidak hanya bisa menikmati suguhan kopi ataupun suasana khas kedai kopi yang ditawarkan. Menikmati kopi yang disandingkan dengan masakan nusantara seperti kamu bisa menikmati Nasi Gandul khas milik Waiki. Kunjungi instagram mereka ya di sini.

Baca Juga : Menikmati Sate dan Gulai Kambing Legendaris : Warung Rejeki Sate Gule Kambing Blitar

Walau kelihatannya kedai kopi kekinian, namun tak mengesampingkan cita rasa nusantara yang kita miliki. Mau muda, tua, anak-anak pun bisa berkunjung dan menikmati setiap momen di Waiki Kopi. Kultur dengan segala usia, tidak ada sekat untuk berkumpul, bertukar ide, berkeluh kesah, mencari solusi (Waiki) bahkan menghabiskan waktu bersama untuk menciptakan momen indah di sini.

Squash Ape , Waiki Palma, dan Taichan

Menyatukan hobi si pemilik dengan konsep kedai kopi yang mereka usung. Seperti tergambar dalam kedai kopi satu ini, beragama namun masih berpadu harmonis. Tentunya tambah makin afdol dengan memilih menu andalan dari Waiki, taglinenya saja ” Coffee and Eat”, bukan begitu?

Ibarat ” Wadah untukmu Berkarya”

Jujur saja, saya baru tahu sebuah kebaikan disebarkan lewat sebuah kedai Kopi, pertama ya di Waiki. Yang biasanya kita berkunjung ke kedai kopi untuk memenuhi asupan kafein, me time, berkumpul, bahkan mengerjakan tugas sekolah atau kantor. Kenyataannya, kedai kopi susu kekinian ini membukakan pintu lebar-lebar untuk berkarya. Nggak tahu kenapa, hal ini justru menjadi pembeda untuk kebaikan yang nggak banyak kedai kopi miliki.

Memberikan aura positif tiap berkunjung ke sini, kita seperti diberikan ruang untuk menuangkan ide kemudian pelan-pelan berproses menghasilkan sebuah karya dari ide tersebut. Terbuka untuk siapa saja berkolaborasi , melakukan aktivitas, dan mewujudkan ide (Waiki). Mendukung setiap personal ataupun kelompok yang memiliki hal -hal baik. Misalnya saja, di Waiki sendiri sering dijadikan tempat untuk diadakannnya kegiatan sebagai wadah pemuda pemudi (Blitar khususnya) untuk berkarya.

Ruang Redam adalah Jawaban dari Ide yang Mudah Menghilang

Ruang Redam merupakan bagian dari Waiki Coffee and Eat. Bukan hanya sebuah ruangan fisik, namun ibarat memberikan ruang bagi setiap mereka yang ingin membagikan hal baik pula lewat ide yang kerap muncul tanpa permisi.

Tujuan utamanya adalah memberikan sebuah aktivasi ruang bekerja sama dengan para pegiat kultur. Memberikan ruang tanpa sekat dan predikat bagi siapa pun yang ingin memperjuangkan hal baik dengan beragam disiplin ilmu yang mereka tekuni (Waiki).

Waiki sering mengadakan kerja sama dengan beberapa pegiat kultur misalnya dengan bekerja sama dengan pegiat produk lokal. Menyediakan sudut baik untuk mereka yang ingin mengenalkan produknya lewat Waiki. Dan yang terbaru kemarin, di edisi bulan kemerdekaan Waiki menebarkan kebaikan lewat majalah dengan tajuk “Gelora Insan Muda”. Pun, baru-baru saja Waiki membiarkan pintu kedai terbuka dan menggunakan setiap sudut untuk menebarkan kebaikan, yaitu Pasar Raya Jalanan atau marketplace. Mendukung dan memberikan ruang bagi setiap pelaku usaha lokal untuk tampil. Keren dan seru bukan?

Seperti halnya ide yang kerap datang tanpa permisi, ide menghilang pun kerap didapati. Tak ada salahnya untuk menampung ide baik kalian di sini, di Ruang Redam. Gimana ? tersulut buat ngembangin idemu nggak ? siapa tahukan encer si ide mengalir hihi.

Waiki menyewakan sudut atau ruang bagi mereka yang memiliki usaha atau ide kreatif apapun untuk tampil dan mengakselerasi usahanya.

Menengok Keberagaman dari Waiki

Berkonsep kedai kopi kekinian, tapi saya rasa ini salah satu kedai kopi kekinian yang memberikan space cukup luas. Tidak cukup menawarkan yang nampak “fisik”, namun beragam ornamen tergambar dan bisa kalian nikmati di sini dan kebaikan di dalamnya.

Kalau saya bilang sisi kompleks ada di kedai kopi satu ini. Walau berlokasi di ujung selatan pusat kota, tapi Waiki ini tetap tampil mencolok sebagai kedai kopi kekinian. Dari tampak depan saja sudah sanggup memikat hati. Nuansa putih dan merah si burung Lord Lord ala Pos Indonesia.

Area cukup luas untuk menghabiskan waktu di Waiki Coffee and Eat ini. Kamu bisa memilih bersantai dengan kopimu di teras, ruang utama, halaman belakang, bahkan di ruang redam. Jika kamu berkunjung, keberagaman dari setiap hal yang bisa kamu nikmati di sini, seperti barang-barang vintage koleksi pemilik, sepeda, koleksi buku, mural kata dan masih banyak lainnya.

Menikmati Kopi Susu Rempah

Dari awal, saya suka banget sama menu es kopi susu gula palm (Waiki Palma) dari Waiki. Dan tiap ke sana pilihannya itu terus. Nah ada satu momen saat saya mencoba menu signture dari Waiki, yaitu Waiki Signature. Pertama menuguk, langsung terbesit seperti ada rasa cengkeh dan kayu manis. Dan pas waktu ngobrol sama pemilik, memang menu signature inilah perpaduan dari kopi susu dan beberapa rempah yang dijadikan dalam satu menu yakni es kopi susu bercita rasa berbeda dan khas Waiki.

Selain menu kopi, kalian juga bisa menikmati beberapa menu nonkopinya lo misal coba deh nikmati kesegaran dari Squash Apel dan Waiki Milky Rum yakni es susu rum yang dipadukan dengan biskuit renyah. Menu pendamping minumanmu pun kamu bisa memesan nasi gandul, sate taichan, dan bakso bakar. Masih banyak menu lainnya, buruan berkunjung ke Waiki Coffee and Blitar. Atau kepoin dulu gih instaramnya @waiki.kopi.

Oh ya, Waiki sering kasih promo untuk pelajaa/mahasiswa pun kasih promo juga buat kamu yang mager alias pen ngopi di rumah. Kemarin saja saking males keluar dan rindu sama es kopi susu Waiki, saya cukup memesan lewat kontak Waiki. Cukup nunggu di rumah dan diantarlah pesananan saya. Murah banget, hanya 10 ribu setiap minuman yang saya pesan dan bebas ongkir (batas jumlah pemesanan).

Duh, makin diberikan kemudahan kek gini makin males beranjak ya hihi. Untuk kisaran harga semua menu nggak lebih dari 20 ribu kok (kecuali menu paket ya)

Mampir Waiki untuk Baca Buku

Buat saya pribadi, Waiki menjadi salah satu tempat berlabuh untuk baca buku. Saya memilih waktu yang tak banyak ramai pengunjung jika saya ingin meluangkan baca buku di sini.

Saya bisa memilih sudut untuk bersembunyi dan melahap buku yang saya bawa. Kalaupun kamu juga ingin baca buku di sini, kamu bisa baca juga beberapa koleksi buku dari pemilik yang ada di kedai kopi ini.

Kamu dan kalian patut ke sini, ada banyak kebaikan dari kopi yang kamu nikmati. Jangan lupa masukkan Waiki Coffee and Eat ini ke daftar kedai kopi kunjunganmu nanti.

Selamat hari senin semua! semangat selalu 🙂

Informasi Selengkapnya :

Lokasi : Jalan Palem nomor 99 Rembang, Kota Blitar

Jam Buka :

Senin – Jumat pukul 10.00-22.00
Sabtu & Minggu pukul 10.00-23.00

Instagram : @waiki.kopi dan @diruangredam

NB : Harap diperhatikan tahun penulisan postingan ya. Postingan ini juga bisa mengalami perubahan (jika penulis kembali berkunjung dan memiliki informasi baru). Jika ada penambahan informasi, penulis akan memperbarui secara berkala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *